SELAMAT DATANG di WARALABA AYAM PENYET.... Ambil Peluang Usaha AYAM PENYET... SEKARANG!!!!

CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM

Wednesday, June 10, 2015

Sukses berjualan ayam penyet di negeri orang



Menjadi pengusaha sukses tentu menjadi impian semua orang. Namun, tidak banyak orang bisa sukses memulai usaha di negeri orang. Edy Ongkowijaya termasuk salah satu pengusaha yang sukses merintis bisnis di negeri orang.

Sejak 2005, ia membuka usaha di bidang kuliner di Singapura, dengan mengusung menu utama ayam penyet khas nusantara. “Saya suka sekali ayam penyet, makanya memilih usaha ini,” kata pria kelahiran tahun 1978 ini.

Lantaran mengusung menu utama ayam penyet, jaringan restorannya pun dinamakan Dapur Penyet. Sejak awal merintis usaha, Edy sudah agresif melakuakn ekspansi dengan menawarkan kemitraan usaha.

Lewat kemitraan usaha itu, kini Dapur Penyet sudah memiliki 28 gerai di empat negara. Perinciannya, sembilan gerai di Singapura, delapan gerai di Malaysia, 10 gerai di Indonesia, dan satu gerai di Brunei Darusalam.

Selain itu, juga akan menyusul gerai di negara lainnya. “Kami akan buka di Australia karena sudah ada tawaran dari seorang teman,” ujarnya. Setelah itu, Edy juga berencana membangun gerai baru di Dubai dan Mekkah. “Semoga tahun depan bisa terlaksana, ” ujarnya.

Khusus gerai di Indonesia, ia menamai gerainya D’penyetz karena nama Dapur Penyet sudah ada yang punya. Edy merintis bisnisnya di Singapura karena memang sudah lama tinggal di negeri tersebut. Ia sudah bermukim di Negeri Singa ini sejak duduk di kelas tiga SMP.

Kebetulan latar belakang ekonomi keluarganya tergolong dari kalangan mampu. Ayahnya merupakan seorang pengusaha di bidang otomotif di Jakarta. Setelah usaha orangtuanya bangkrut, Edy sempat diminta pulang ke Indonesia.

Namun ia tidak mau dan memilih bertahan di Singapura dengan kehidupan ala kadarnya. “Hingga akhirnya di tahun 2005, saya memutuskan membuka usaha di bidang kuliner,” ujarnya.

Edy sengaja memilih menu utama ayam penyet lantaran suka sekali dengan ayam penyet. Setiap pulang ke Indonesia, pasti menu makanan yang dicari adalah ayam penyet. Saat itu, di Singapura belum ada restoran Indonesia yang menjual ayam penyet.

Insting bisnisnya pun jalan. Tanpa pikir panjang, ia lalu membuka gerai ayam penyet di Singapura. Edy mengklaim, Dapur Penyet merupakan restoran Indonesia pertama yang menyajikan menu penyet.

Gerai pertamanya buka di kawasan Jurong Point yang merupakan salah satu area pusat perbelanjaan terbesar di Singapura. Saat itu, restorannya masih konter kecil. Tapi karena letaknya strategis dan banyak dilewati orang, gerai ayamnya ini pun ramai dikunjungi orang.

“Di kawasan Jurong itu tidak jauh dari Orchard. Apalagi Jurong itu banyak mal dan tentunya banyak orang Indonesia. Ya tentu yang sering makan orang Indonesia,” kata dia.

Namun lama-lama, bukan hanya orang Indonesia yang datang. Banyak juga warga negara lain, seperti Singapura dan turis asing mampir. Edy bilang, bisnis kulinernya ini bisa menghasilkan omzet hingga miliaran rupiah per bulan.

Sumber : kontan.co.id

Sumber foto : peluangusaha.co.id

Peluang Usaha Menggiurkan Dari Bisnis Ayam Penyet




Ayam penyet yang disajikan dengan nasi dan daging ayam goreng yang dipenyetkan atau ditekan-tekan pada sambel atau sering dibilang ayam goreng yang di campurkan bersama sambel penyetan itu merupakan suatu makanan favorit banyak orang di Indonesia. Dengan mamanfaatkan warung sederhana lesehan ini ternyata tidak hanya golongan menengah ke bawah saja yang menyukai jenis makanan ini. Pada kenyataanya di kota kota besar seperti jakarta banyak ditemukan sosok orang orang penting dalam warung sederhana ayam penyet ini. Warung penyetan ini biasanya menyediakan tempe penyet, tahu dan telor juga disamping ayam. Banyak juga ditemukan pemanfaatan daging bebek sebagai pilihan tambahan pada menu penyetan ini.

peluang-usaha-menggiurkan-dari-bisnis-ayam-penyet

Pada dasarnya untuk memulai usaha ini tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar. Kisaran 10an juta pun kita sudah bisa memulai usaha ini. Dalam hal ini penulis pernah melakukan survey pada penjual ayam penyet tepatnya di daerah Pulogadung Jakarta. Saat itu tahun 2011. Seorang pemilik usaha ayam penyet mengaku mendapatkan untung lebih dari Rp. 500.000,-/harinya. Besar kan? Modal 10 juta 20 hari bisa kembali. Pada umumnya, seorang penjual ayam penyetdi jakarta mayoritas dari Pulau jawa.
Jika kita akan memulai usaha ini, harus dipastikan rasa ayam dan sambalnya harus enak agar pembeli bisa selalu datang ke warung kita. Pada kesempatan kali ini juga penulis akan berbagi cara membuat ayam penyet yang enak. Mungkin bisa jadi referensi yang baik untuk memulai usaha ayam penyet ini.

Resep Ayam penyet

Bahan:
1 ekor ayam negeri, potong 4 bagian
200 ml air
2 cm jahe, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
1 lembar daun salam
Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu yang dihaluskan:
4 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1 cm kunyit
Garam secukupnya

Sambal penyet:
7 buah cabe merah keriting
7 buah cabe rawit merah
1/2 buah tomat merah
1/2 sdt terasi, dibakar
2 lembar daun jeruk purut, buang batang daunnya
1/2 sdt irisan gula merah
2 tangkai kemangi, ambil daunnya
Garam secukupnya

Cara Membuat:
Campur daging ayam dengan air, bumbu yang dihaluskan, jahe, lengkuas dan daun salam.
Masak dengan api kecil sambil ditutup sampai ayam matang dan bumbu meresap. Angkat.
Goreng daging ayam hingga berwarna kuning. Angkat dan sisihkan.
Sambal: haluskan semua bahan sambal, masukkan daun kemangi tumbuk kasar.
Masukkan ayam goreng ke dalam sambal, tekan-tekan (penyet) dengan ulekan hingga sambal menempel pada daging.
Demikian ulasan tentang Peluang Usaha Menggiurkan Dari Bisnis Ayam Penyet yang bisa disampaikan dan semoga bermanfaat untuk referensi bisnis kuliner kita.

Tuesday, June 2, 2015

Hangatnya Usaha Warung Nasi Kuning


Usaha warung yang satu ini mungkin bisa anda kerjakan tanpa menyita banyak waktu. Usaha nasi kuning mudah dikerjakan dan banyak penikmatnya.

Jika dibandingkan dengan warung nasi bungkus yang biasanya buka dari siang hingga malam hari, usaha warung nasi kuning punya waktu operasi yang lebih pendek yaitu hanya dari pagi (biasanya pukul 6 atau 7) hingga paling siang pukul 11, apalagi jika warung nasi kuning ini memang tidak menjual apa-apa lagi.

Jika anda ingin memiliki usaha warung tetapi tidak ingin menghabiskan waktu seharian di warung tersebut, anda bisa membuka usaha warung nasi kuning saja.

Anda bisa menyiapkan dan memasak bahan-bahannya pagi-pagi sekali, menjualnya di jam-jam saat orang baru bangun tidur dan ingin sarapan, lalu berhenti berjualan di siang hari.

Apa yang Harus Disiapkan?

Warung nasi kuning sederhana termasuk jenis usaha kecil yang tidak membutuhkan banyak modal. Karena orang yang membeli nasi kuning kerap kali hanya membeli untuk dibawa pulang, anda bisa menyiapkan kios kecil berupa meja dan lemari kaca kecil serta meja untuk tempat menaruh nasi, bungkus kertas minyak atau daun pisang, koran dan tas plastik.

Kalaupun anda menyediakan meja dan bangku, satu atau dua meja dengan empat bangku pun sudah cukup.

Jika anda ingin memulai usaha jual nasi kuning sendiri, berikut beberapa hal yang harus disiapkan:

1. Meja untuk tempat menaruh perlengkapan (anda bisa menggunakan meja milik sendiri untuk menghemat modal).

2. Lemari kaca untuk menyimpan piring dan wadah lauk (bisa didapat dengan harga murah di toko grosir perlengkapan jualan atau pasar).

3. Dandang untuk tempat nasi yang baru dimasak.

4. Perlengkapan yang biasa seperti sendok dan garpu plus piring makan (jika anda melayani makan di tempat), sendok nasi, sendok sayur, rantang dan sebagainya.

5. Bahan-bahan seperti nasi, kunyit, air, telur untuk direbus dan dibumbui, mi, ayam atau ikan, bahan sambal, bawang goreng dan kelapa serundeng serta tempe. Rupa-rupa dan cara pembuatan masing-masing lauk pauk ini bisa disesuaikan dengan jumlah modal awal anda.

Modal untuk memulai usaha warung nasi kuning sederhana tidak mencapai 10 juta rupiah, apalagi jika usaha warung anda benar-benar kecil-kecilan dalam artian tidak melayani makan di tempat.

Katakanlah, jika anda menjual nasi kuning seharga 10 ribu rupiah per porsi, dan mampu menjual 50 porsi dalam sehari, maka dalam sebulan keuntungan anda bisa mencapai sekitar 15 juta rupiah; tidak buruk untuk sebuah usaha kecil.

Untuk memotong modal usaha dan mengusahakan agar warung laku, anda bisa membuat warung nasi kuning yang hanya melayani bungkus bawa pulang, dan usahakan memilih lokasi berjualan di sekitar pemukiman.

Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa usaha warung nasi kuning anda akan selalu mendapat pelanggan setiap hari.

Nah semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.  Tentunya membuka warung nasi kuning makin mudah.

sumber : peluangusahakecil.co

Monday, June 1, 2015

Peluang Usaha Menggiurkan Dari Bisnis Ayam Penyet



Ayam penyet yang disajikan dengan nasi dan daging ayam goreng yang dipenyetkan atau ditekan-tekan pada sambel atau sering dibilang ayam goreng yang di campurkan bersama sambel penyetan itu merupakan suatu makanan favorit banyak orang di Indonesia. Dengan mamanfaatkan warung sederhana lesehan ini ternyata tidak hanya golongan menengah ke bawah saja yang menyukai jenis makanan ini. Pada kenyataanya di kota kota besar seperti jakarta banyak ditemukan sosok orang orang penting dalam warung sederhana ayam penyet ini. Warung penyetan ini biasanya menyediakan tempe penyet, tahu dan telor juga disamping ayam. Banyak juga ditemukan pemanfaatan daging bebek sebagai pilihan tambahan pada menu penyetan ini.

Pada dasarnya untuk memulai usaha ini tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar. Kisaran 10an juta pun kita sudah bisa memulai usaha ini. Dalam hal ini penulis pernah melakukan survey pada penjual ayam penyet tepatnya di daerah Pulogadung Jakarta. Saat itu tahun 2011. Seorang pemilik usaha ayam penyet mengaku mendapatkan untung lebih dari Rp. 500.000,-/harinya. Besar kan? Modal 10 juta 20 hari bisa kembali. Pada umumnya, seorang penjual ayam penyetdi jakarta mayoritas dari Pulau jawa.
Jika kita akan memulai usaha ini, harus dipastikan rasa ayam dan sambalnya harus enak agar pembeli bisa selalu datang ke warung kita. Pada kesempatan kali ini juga penulis akan berbagi cara membuat ayam penyet yang enak. Mungkin bisa jadi referensi yang baik untuk memulai usaha ayam penyet ini.

Resep Ayam penyet

Bahan:
1 ekor ayam negeri, potong 4 bagian
200 ml air
2 cm jahe, memarkan
3 cm lengkuas, memarkan
1 lembar daun salam
Minyak secukupnya untuk menggoreng

Bumbu yang dihaluskan:
4 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1 cm kunyit
Garam secukupnya

Sambal penyet:
7 buah cabe merah keriting
7 buah cabe rawit merah
1/2 buah tomat merah
1/2 sdt terasi, dibakar
2 lembar daun jeruk purut, buang batang daunnya
1/2 sdt irisan gula merah
2 tangkai kemangi, ambil daunnya
Garam secukupnya

Cara Membuat:
Campur daging ayam dengan air, bumbu yang dihaluskan, jahe, lengkuas dan daun salam.
Masak dengan api kecil sambil ditutup sampai ayam matang dan bumbu meresap. Angkat.
Goreng daging ayam hingga berwarna kuning. Angkat dan sisihkan.
Sambal: haluskan semua bahan sambal, masukkan daun kemangi tumbuk kasar.
Masukkan ayam goreng ke dalam sambal, tekan-tekan (penyet) dengan ulekan hingga sambal menempel pada daging.

Merujuk Usaha Rumah Makan Gudeg


Gudeg mungkin sudah tak asing lagi di telinga Anda. Peluang usaha rumah makan gudeg ini cukup menguntungkan seperti yang dialami Sunarni.

Gudeg merupakan salah satu dari oleh – oleh khas Jogja. Gudeg Jogja memang terkenal ke seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Salah satu Gudeg yang terkenal adalah Gudeg Yu Narni. Gudeg jenis gudeg kendil ini memang memiliki citra rasa yang berbeda, sehingga tidak heran jika pada musim liburan banyak wisatawan yang berkunjung ke outletnya.

Gudeg Yu Narni telah mengalami masa regenerasi dari sebelumnya. Pada awal mulanya gudeg ini merupakan gudeg gendong yang dibawakan oleh Mbah Wito atau yang dulu terkenal sebagai Lurah Wito di daerah Jogoyudan (Timur Tugu Jogja). Ibu Wito ini berkeliling setiap harinya untuk menjajakan gudeg buatan sendiri. Dengan rasa yang khas, gudeg ini mulai banyak disukai oleh masyarakat Jogja.

Kini Gudeg tersebut telah berada ditangan Sunarni ( pemilik Gudeg Yu Narni ). Dengan mengembangkan usahanya, gudeg Yu Narni kini telah memiliki pelanggan dari beberapa instansi dan wisatawan luar kota, bahkan mancanegara.

” Dulu saya bekerja dengan suami, dibantu oleh 1 orang pembantu. Mulai masak jam 3 pagi dan jam 5 gudeg ini saya jual di warung sebelah utara tugu ” kenang Yu Narni. Usaha rumah makan gudeg ini sudah berjalan hingga 32 tahun, sehingga pelanggannya mulai banyak.

Keunggulan dari gudeg Yu Narni adalah rasa dari gudegnya tidak terlalu manis, ada rasa asinnya sedikit serta menjaga kebersihan dan pelayanan konsumen. “Saya tuh paling gak seneng jika pelanggan kami kecewa. Sehingga saya sangat mementingkan kepuasan dari pelanggan ” ujarnya ketika diwawancarai di tempat tinggalnya di daerah karangasem Jl. Kaliurang Yogya.

Kepedulian Yu Narni terhadap pelanggannya pun ditunjukan dengan selalu membuka usahanya walau keadaan apapun. Meskipun hujan, ada hajatan, atau apapun Yu Narni berusaha untuk membuka usahnya, sehingga pelanggan tidak merasa kecewa karena usahanya tidak berjualan.

Untuk memproses maskan gudeg ini, Yu Narni mengeluarkan dana untuk membeli nangka muda Rp 250.000 per hari, Ayam Rp 400.000 per hari, Tempe Rp 30.000 , Telur Rp 600.000. ” Telur kadang kala saya sering kehabisan, walaupun sudah saya tambah menjadi 1 000 btr namun tetap permintaannya sangat banyak ” ujar Ibu yang memiliki 3 anak ini.

Gudeg Yu Narni kini memiliki 4 outlet yang tersebar di Jogja, yakni di Jl. Kaliurang KM 4 karangasem ( sebelah timur MM UGM, dekat selokan mataram ) sebagai pusat usahanya dan juga sebagai tempat tinggal, Outlet kedua berada Jl. Monjali, yang kini dikelola oleh menantunya dari anak pertamanya, Outlet ketiga berada di sebelah Utara Tugu Jogja, di depan pool taxi, dekat pasar kranggan, sedangkan outlet terakhir berada di Tawangsari Jl. Kaliurang KM 5,5.

” Saya berkeinginan agar anak dan keturunan saya mewarisi usaha saya ini. Kini baru anak pertama saya dan istrinya yang mengelola di Jalan Monjali. Namun untuk kedepannya, saya berharap putri saya yang terakhir dapat mengembangkan usaha ini. Jika memang ingin membuka ke luar kota pun tetap saya dukung ” Jelasnya

Analisa Keuangan Omset per hari

Hari Libur 500 org x 15.000 : Rp 7.500.000

Hari Biasa 100 org x 15.000 : Rp 1.500.000

Rata – rata omset / bln : Rp 67.500.000

Bahan Baku (40%) : Rp 27.000.000

Laba Kotor : Rp 40.500.000

Biaya Operasional Per Bulan

Gaji Karyawan 14 org : Rp 10.500.000

Overhead : Rp 2.500.000

Biaya Lain – lain : Rp 5.500.000 +TOTAL Rp 18.500.000

Laba Bersih : Rp 22.000.000

Nah itu dia bisnis rumah makan gudeg yang menarik untuk dicoba. Omset usaha ini sangat menggiurkan. Tunggu apalagi langsung saja coba usaha ini ! Semoga berhasil..

Sumber : bisnisukm.com