SELAMAT DATANG di WARALABA AYAM PENYET.... Ambil Peluang Usaha AYAM PENYET... SEKARANG!!!!

CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM

Wednesday, May 1, 2013

Ingin mengurus sendiri pendirian CV agar biaya lebih murah. Apa yg hrs disiapkan dan dari mana dimulai?





CV = comanditer verenigde yaitu persekutuan terbatas.
artinya persekutuan terdiri dari beberapa pemilik saham yang jelas lebih dari satu.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengurus akte pendirian perusahaan. dalam hal ini siapkan nama perusahaan yang belum pernah dipakai orang lain, alamat kantor, no telpun, calon pgawe dsb.
Kemudian anda harus urus NPWPnya.
Kemudian urus SIUP/SIUJK dan ijin sejenisnya tergantung usaha anda.
Kemudian urus sertifikat badan usahanya...dst


Mau dirikan perusahaan, kok kerja sendiri. Jika anda ingin perusahaannya tumbuh jadi besar, mulai sekarang berbagilah dengan sesama.

Datang ke notaris. Beres.

Kalau mau urus sendiri caranya. Kul di Hukum -- Tamat buka Notaris -- Urus sendiri -- jadi dech cv anda.

Saya juga dulu berfikir seperti anda -- makanya nggak maju-maju --
Sekarang maju pesat.


Tips Usaha Dengan Modal Kecil

Tips Usaha Dengan Modal Kecil – Kalau saya perhatikan, saat ini semakin banyak pengusaha yang bermunculan di Indonesia. Tidak hanya pengusaha berskala besar tapi juga pengusaha kecil dan menengah, bahkan usaha kecil menengah (UKM) saat ini mengalami peningkatan yang cukup besar pertumbuhannya. Adanya peluang bisnis dengan modal kecil membuat orang untuk mencoba membangun usahanya sendiri. Cukup banyak pengusaha kecil menengah tidak hanya membuka toko yang ada fisik nya tetapi toko virtual di internet yang dapat menjangkau orang lebih banyak lagi, bahkan beberapa pengusaha online yang saya kenal memiliki penghasilan yang membuat saya “ngiler” hehehe. Nah setelah saya melihat bisnis online kenalan saya itu sangat berhasil, saya tertarik untuk membuat artikel yang berhubungan dengan bisnis, baik itu bisnis offline dan juga online.

Beberapa calon pengusaha sering mengalami kendala ketika ingin memulai sebuah bisnis untuk mereka. Dan kendala yang sering kita dengar adalah kurangnya modal awal untuk memulai bisnis mereka. Mungkin Anda berpikir akan lebih baik meminjam uang dari bank atau mencari investor, memang benar langkah itu bisa dilakukan tapi ini bukanlah perkara mudah. Kebanyakan bank dan investor bisnis pasti akan menanyakan pengalaman bisnis kita sebelumnya dan juga informasi-informasi lainnya yang tidak kita miliki, dan akhirnya kita tidak bisa mendapatkan modal. Lalu, apakah kekurangan modal menjadi penghambat bagi kita untuk memulai bisnis yang kita inginkan? Tentu saja tidak! Kita bisa memulai sebuah bisnis yang dapat dikerjakan walau dengan modal yang minim karena kita bisa menemukan banyak sekali peluang usaha modal kecil di sekitar kita.

Kalau kita bicara bisnis modal kecil berarti kita memang harus tetap punya modal yang cukup untuk memulai bisnis tersebut. Kita tetap harus mengeluarkan uang, selain itu kita juga harus punya modal non-materil seperti pengetahuan tentang bisnis yang akan dijalankan, modal kemauan & usaha yang keras. Kita bisa memanfaatkan apa saja yang ada di sekitar kita untuk memaksimalkan usaha yang akan dijalankan, misalnya memanfaatkan rumah sebagai tempat usaha agar bisa mengurangi biaya sewa tempat, memanfaatkan anggota keluarga dalam menjalankan bisnis untuk mengurangi biaya gaji karyawan, dan lain-lain.

Beberapa peluang bisnis dengan modal kecil yang sering dikerjakan oleh pengusaha kecil dan menengah:

A. Bisnis Offline dari Rumah

Ada banyak sekali peluang bisnis modal kecil yang bisa dikerjakan dari rumah. Kita dapat melakukan semua proses menjalankan bisnis dengan baik tanpa harus menyewa tempat. Walaupun begitu kita harus mempertimbangkan market yang ada di sekitar kita, apakah akan ada orang yang membutuhkan produk yang kita jual di sana? Berikut ini adalah beberapa jenis usaha rumahan dengan modal kecil yang bisa kita kerjakan:

1. Membuka jasa menjahit

Banyak orang yang ingin menjahitkan pakaiannya dengan model dan ukuran tertentu, nah mereka ini pasti selalu mencari jasa menjahit pakaian untuk mereka. Bisnis ini sangat cocok untuk orang yang memiliki minat pada fashion, tentunya Anda harus memiliki kemampuan dalam menjahit dan mendesain pakaian.

2. Bisnis Kuliner

Kalau Anda memiliki resep makanan yang unik atau bisa membuat snack yang digemari banyak orang, maka Anda harus mempertimbangkan bisnis ini. Usaha ini sangat cocok untuk orang yang menyukai tentang kuliner. Tidak sedikit orang yang berhasil menjalankan bisnis makanan, bahkan bisnisnya semakin berkembang dan membuka cabang di tempat lain.

3. Menjual pulsa elektrik

Memulai bisnis jual pulsa saat ini sangat mudah hanya dengan modal Rp 100.000 – Rp 300.000 kita sudah bisa mulai menjalankan bisnis ini, cocok dikerjakan dimana saja dan siapa saja. Bila Anda adalah seseorang yang aktif dalam sebuah network, organisasi dimana anggotanya cukup banyak, atau anak kuliahan, maka bisnis jual pulsa bisa sangat menguntungkan lho karena kita bisa menjualnya pada teman-teman yang berada di network, organisasi, kampus.

4. Membuka les private

Bila kita memiliki kemampuan dalam bidang tertentu, misalnya; gitar, bahasa Inggris, computer, dan lain-lain, kita bisa memberikan les private di rumah atau bisa juga dilakukan di tempat lain tergantung kondisi yang ada.

5. Membuka warung atau toko sembako

Bisnis ini sudah banyak yang mengerjakannya karena itu kita sebaiknya melihat tingkat persaingan yang ada, lokasi, dan juga modal yang kita miliki.

6. Bisnis Jasa design, editing foto, dan percetakan

Tentunya kita harus memiliki kemampuan dalam menggunakan software editing foto, seperti: CorelDraw, Photoshop, dan lainnya. Untuk membuka sebuah usaha percetakan digital atau digital printing, Anda tidak harus punya modal yang sangat besar. Kita bisa bermitra dengan pengusaha percetakan digital yang sudah berjalan, misalnya seperti Wanabi Print.

7. Membuka jasa laundry

Bisnis laundry akan sangat laris bila berlokasi di dekat kampus, kost-kostan. Kalau kita perhatikan bisnis laundry ini semakin banyak dan semakin bermacam-macam layanannya, bahkan ada yang menawarkan untuk menjemput pakaian yang akan di-laundry. Bila Anda merasa bisnis ini cocok dengan Anda maka sebaiknya Anda segera melakukannya karena bisnis ini akan selalu dicari oleh banyak orang.

B. Bisnis Online dari Rumah

Bisnis online sangat cocok bila dikombinasikan dengan bisnis offline yang kita miliki. Misalnya kita punya toko yang menjual furniture cantik, nah kita bisa menjual furniture kita itu secara online, dan tentunya pasarnya akan semakin luas karena bisa dijangkau lebih banyak orang. Bila kita tidak memiliki bisnis offline, kita tetap bisa membangun sebuah bisnis secara online. Berikut ini adalah beberapa bisnis online yang bisa dikerjakan dari rumah dengan modal kecil:

1. Bisnis Affiliasi

Ini adalah bisnis yang banyak dijalankan oleh banyak internet marketer baik di luar negeri atau pun di dalam negeri. Kita tidak harus memiliki produk, tapi kita bisa menjual produk orang lain melalui internet, baik itu melalui blog, social media, email, dan lain-lain, dan kita mendapatkan komisi sekian persen dari total harga barang yang dijual.Produk yang dijual pun bermacam, ada produk berbentuk fisik, berbentuk digital, dan juga berbentuk membership.

2. Bisnis Dengan Membuat Toko Online

Memiliki sebuah toko online saat ini sudah sangat mudah. Bisnis ini bisa dijalankan oleh orang yang memiliki toko offline dan ingin meningkatkan penjualan dengan cara menjual secara online. Tapi bisnis ini juga bisa dikerjakan oleh orang yang tidak memiliki produk, yaitu dengan cara bergabung dengan sistem dropship yang ditawarkan oleh sebuah produsen barang.

3. Bisnis Iklan di blog/ website

Bisnis ini sangat cocok untuk orang yang memiliki web atau blog dengan trafik pengunjung yang tinggi. Salah satu model bisnis iklan adalah dengan mengikuti program PPC (pay per click) seperti Google Adsense, Bidvertiser, Kliksaya, Kumpulbloger, dan lain-lain. Selain iklan PPC, model bisnis iklan yang lain adalah dengan cara menawarkan space iklan pada blog Anda dengan harga yang sudah Anda tentukan.

4. Menjadi penulis lepas

Saat ini cukup banyak lho yang menjalani profesi sebagai penulis lepas, baik itu menulis artikel bahasa Inggris ataupun menulis artikel bahasa Indonesia. Untuk artikel bahasa Inggris biasanya tarif nya lebih mahal daripada artikel bahasa Indonesia. Ada beberapa tempat yang dapat dijelajahi untuk mendapatkan job dari orang yang sedang mencari penulis artikel, misalnya: fiverr.com, ads-id.com, dan masih banyak lagi.

5. Bisnis MLM online

Ini adalah bisnis Multi Level Marketing yang dijalankan secara online. Tidak seperti binsi MLM konvensional yang biasanya menyita waktu dan tenaga untuk kegiatan pertemuan, follow up calon member, dan pembelian barang, semua proses itu bisa dilakukan secara online. Namun, perlu diperhatikan bahwa tidak semua bisnis MLM punya sistem yang baik, pastikan bisnis MLM online yang Anda ikuti punya produk dan sistem yang bagus dan menguntungkan.

6. Menjual Jasa Secara Online

Ada banyak jasa yang bisa dijual secara online. Salah satunya adalah jasa membuat website/ blog profesional atau yang sering disebut dengan web developer. Peluang usaha yang satu ini menurut saya sangat potensial karena tidak banyak orang yang bisa membuat website profesional untuk bisnis mereka. Baca ulasan saya tentang peluang usaha menjadi web developer.

Sebenarnya masih ada banyak peluang bisnis modal kecil yang bisa kita kerjakan dari rumah tapi sayangnya saya tidak bisa menuliskan semuanya di artikel singkat ini. Satu hal yang perlu kita ingat bahwa walaupun bisnis atau usaha yang dijalankan hanya dengan modal kecil bukan berarti keuntungan yang akan didapatkan kecil juga. Buktinya adalah usaha kenalan saya itu, dia tidak punya produk sendiri, dengan modal yang kecil dia menjalankan bisnis dropship, tapi penghasilan yang di dapatkan luar biasa, bahkan lebih besar dari gaji seorang manajer Bank. Visi dan misi, semangat dan kerja keras yang dilakukan secara terus menerus tentu akan memberikan hasil yang maksimal, bahkan bisa saja melebihi harapan kita. Semoga artikel ini menginspirasi Anda.

Thursday, April 18, 2013

Sudi Artawan Sukses dari Jualan Kelapa


Sudi Artawan Sukses dari Jualan Kelapa



Sudi Artawan Sukses dari Jualan Kelapa − Nama Nyoman Sudi Artawan atau nama pangilannya Sudi sudah tidak asing lagi di kalangan masyarakat Bali dan pelaut Bali pada umumnya , Putra ke tiga dari pasangan wayan Kenak dan Pak Ketut Merta yang bermatapencaharian sebagai petani ,Cukuplah bangga mempunyai putra yang hanya mengeyam bangku SMA tapi mempunyai pengalaman kerja yang luar biasa .Dari Jualan kelapa, 5 Star hotel di Bali ( Niko,Rizt Calton,Four Season Resort Bali,Kapal Pesiar Celebrity sebagai Bartender,Exporter,Directore Agent,Pemilik Sekolah dan banyak lagi sector lain yang menunggu beliau.



Awal Karier Sudi adalah diawali dengan Jualan kelapa di pasar Badung dengan almarhum pamannya sambil mengikuti kuliah D1 dan kursus bahasa inggris di Denpasar ,yang kesehariannya dari tempa tinggal ke tempat kursus bahasa ingris naik angutan umum dan jalan kaki karena keadaan orang tua yang kurang mampu untuk membelikan sepeda motor. Tapi dengan kegigihannya yang pantang menyerah maka Sudi di terima di Koki Restourant di Nusa Dua sebagai bartender, disana beliau betul betul menderita karena Gaji yang diterima sangat kecil tapi dengan kecakapan berbahasa ingris beliau sering atar tamu tour keliling Bali sebagai Guide sehingga dapat uang tambahan , berkat kegigihan dan keuletan beliau di terima bekerja di Hotel Niko Bali dan baru berlangsung 1 tahun beliau pindah kerja kehotel Rizt Calton, disana beliau hanya bekerja 2.5 bulan karena mendapat panggilan bekerja di Hotel yang paling bagus pada waktu itu yaitu Four Season Resort Jimbaran sebagai bartender, Selama kurang lebih 2 tahun. beliau yang sangat menyukai hal hal baru dan memiliki ide ide yang cemerlang ,mendapat kesempatan untuk bekerja di salah satu perusahan Kapal pesiar termewah di Dunia yaitu Celebrity cruise line sebagai Bartender.

biografi-sudi-artawan-3

Di perusahan Celebrity cruise line beliau dipercaya bekerja di Bar yang terfavorite yaitu Martini Bar ,Dengan dasar pengalaman di beberapa Hotel Berbintang di Bali maka tidaklah sulit buat beliau untuk berhadaptasi,malahan beliau dipercaya men-setup martini bar setiap kapal baru keluar dari Celebrity dan Penghargaan demi penghargaan dari kariawan terbaik 1 bulan,3 bulan sampai kariawan sebaik setahun di dapatnya.

Di Kontract kerja yang ke tiga tahun 2002 beliau sudah dipercaya untuk mericruite Bartender yang di salurkan ke celebrity cruise line , disalurkan melalui Agent yang dipercaya oleh company pada waktu itu.

Tahun 2008 beliau mencoba membuka kursus bar yang di beri nama FBC ( Flair Bartender Course)di Bali dengan alasan keluarga yang menuntut untuk tinggal di rumah,dengan dasar pengalaman yang di perolehnya untuk mendidik murid muridnya maka angkatan pertama sebanyak 11 orang semuanya di terima di perusahan kapal pesiar celebrity sebagai Martini Bartender , dengan nama dan reputasi yang baik di perusahan kapal pesiar celebrity maka banyak petinggi management mengenalnya sehingga memberanikan diri untuk mencoba membuka Agent di Bali, dengan kegigihan dan keuletan beliau maka Agent yang kelolanya sangat maju dengan pesat yaitu Pt.Ratu Oceania Raya Bali.

Dari latar belakang keluarga yang kurang mampu hanya mengandalkan kejujuran ,ide ide positife,bekerja keras dan kebersamaan ,beliau membuka lapangan pekerjaan seperti Sekolah Perhotelan dan kapal pesiar yaitu Monarch Cruise line and hospitality training center ,Agent pengiriman tenaga kerja ke Kapal Pesiar ,Exporter, Agent perjalanan dan Akomodasi .

Ringkasan Pengalaman Kerja Nyoman Sudi Artawan sampai saat ini :

Jualan Kelapa di Pasar Badung ,periode 1995-1996 , ( 8 bulan )
Freelance Tour Guide,Tahun 1996 ( 6 bulan )
Koki Loka Restourant Nusa Dua as Bartender and Waiter, periode 1996-1997 ( 8 bulan )
Nikko Bali Resort & Spa, As Bartender periode 1997 -1998 ( satu tahun )
Ritz Carlton Hotel as Bartender Tahun 1998 ( 2 .5 bulan )
Four Season Resort Bali As Bartender Periode 1998 -1999 ( 2 tahun )
Celebrity Cruise Line as Bartender and Trainer ( 1999-2008) ( 9 tahun )
Exporter 2006 – 2007 ( TEMPLE OF THE WORLD) (2 tahun )
OWNER OF BTO ( BALI TOUR OPERATIONAL ) 2005-SEKARANG.
Directur of PT.Ratu Oceania Raya Bali,Agustus 8,2008 until present,
Salah satu Owner of Monarch School and Hotel Training Centre.
Motto hidup dari beliau “ Orang dibilang success bila telah membuat orang disekitarnya success” “Orang dibilang kaya bila telah membuat orang disekitarnya kaya “

Biografi Nyoman Sudi Artawan



I Nyoman Sudi Artawan adalah putra ketiga pasangan Ketut Merta dan Wayan Kenak dari Desa Pelapuan, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng. Beliau lahir pada tanggal 1 Desember 1975 di Desa Mungil Pelapuan. Beliau memiliki dua kakak perempuan yang meninggal pada masa kanak- kanak karena pada saat itu orang tua tidak memahami terlalu banyak tentang kesehatan, sehingga kedua kakak beliau yang saat itu berusia 2 dan 4 tahun meninggal di minggu yang bersamaan. Ini merupakan hal yang sangat menyakitkan untuk orang tuanya yang kedua putrinya meninggal dalam waktu yang hampir bersamaan karena sakit mendadak. Karena kejadian ini, setelah beliau lahir, orang tuanya memutuskan untuk pindah ke Desa Bongancina. Orang tua beliau tinggal di gubuk dan saat itu mereka bisa membeli tanah seluas 1 hektar (1000 Are)dengan cara mengangsur di Desa Bongancina, Kecamatan Busungbiu. Pada waktu itu, rumah tersebut dibangun dengan setengah tebok yang terbuat dari batako dan setengahnya lagi terbuat dari kayu. Saat musim dingin tiba, angin masuk ke kamar dan semua keluarga kedinginan dan terlebih lagi 50% tanah tersebut merupakan tanah tandus dan 50% sisanya berisi tanaman kopi dan cengkeh. Dalam kondisi demikian, orang tua beliau harus bekerja harian di rumah tetangga untuk bertahan hidup. Beliau dan adiknya (Ketut Pariasa), sering ditinggal bekerja ke tetangga dengan hanya disediakan nasi yang dicampur dengan ketela atau pisang.

Setelah beliau menginjak bangku SD (Sekolah Dasar), orang tuanya membelikan kambing agar beliau bisa belajar beternak. Inilah kegiatan mereka di Desa Bongancina untuk membantu orang tua menyekolahkan beliau dan adik- adiknya dengan jalan beternak dan bertani.

Karena lingkungan desa yang mayoritas penduduknya adalah orang-orang berkasta, beliau dan adiknya pun merasa minder untuk bergaul atau mencari teman di desa. Hal ini karena beliau dan adiknya takut salah dalam berbicara.

Menginjak kelas 3 SD, beliau baru bisa membaca dan menulis. Saat itu, buku yang tersedia sangat terbatas dan fasilitas yang kurang memadai untuk belajar, seperti fasilitas penerangan pada malam hari saat belajar hanya ditemani dengan lampu tempel. Beliau harus rela merasakan kelelahan setiap datang dari sekolah karena berjalan kurang lebih 4 km dari sekolah menuju rumah. Setamatnya dari sekolah dasar, beliau tak bisa diterima di sekolah negeri karena nilai yang kurang. Akhirnya, beliau melanjutkan sekolah di SMP PGRI 3 Kemoning. Sehari-hari, untuk menuju sekolah beliau menempuhnya dengan 80% berjalan kaki dan 20% diantar menggunakan sepeda motor (saat itu RX 100) oleh bapaknya.

Untuk biaya sekolah, beliau kerap membantu ibunya berjualan makanan kecil keliling desa dengan berjalan kaki. Dengan kegigihannya untuk mengubah tatanan hidup keluarga, beliau melanjutkan sekolah ke SMA Negeri 2 Singaraja yang pada saat itu adalah salah satu sekolah unggulan di Singaraja. Saat menduduki bangku SMA itu, beliau tinggal bersama kakak sepupunya (Pak Kartu) yang saat itu berprofesi sebagi guru senior di SMA terkemuka. Begitu pula dengan istrinya yang juga berprofesi sebagai guru Ekonomi di salah satu SMA di Singaraja. Tinggal bersama lingkungan keluarga guru, membuat beliau ikut terpengaruh untuk membaca dan terus membaca.

(Lingkungan Sangat Memengaruhi Sifat dan Perilaku Manusia.)



Saat menduduki bangku SMA, beliau menempati kelas 1.2 yang notabene merupakan kelas unggulan di SMA Negeri 2 Singaraja pada saat itu. Karena persaingan yang begitu ketat, beliau hampir tidak naik kelas di tahun pertama. Akan tetapi, di kelas 2 (tahun ke-2), beliau memilih jurusan sosial atau SOS. Sejak saat itu, beliau selalu menjadi juara kelas (juara 1 atau juara 2) sampai kelas 3.

Pada saat itu, beliau juga menekuni bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Salah satu cara beliau melatih keterampilan berbahasa adalah ketika beliau pulang kampung ke Desa Bongancina. Karena tidak memiliki sepeda motor, setiap pulang kampung beliau selalu naik angutan bus (saat itu disebut Bus Manis) jurusan Denpasar –Singaraja. Begitu pula sekembalinya. Beliau selalu duduk di barisan depan dan beruntung jika ada tamu (turis) yang ikut menumpang, beliau akan pindah duduk di dekat tamu tersebut. Ketika itulah, beliau memberanikan diri untuk bertanya, mengobrol dengan turis tersebut, dan melatih bahasa Ingris dan bahasa Jepangnya.

Saat duduk di bangku kelas 3 SMA (tahun ke-3), beliau menyempatkan diri untuk kursus bahasa Inggris di Manggala English Course. Sejak itulah, beliau terus berlatih dan semakin menyukai bahasa Inggris.

(Belajar tidak mengenal Status, Ekonomi, Kasta dan Umur. Jadi, Belajar/Membaca adalah sumber keberhasilan.)

Karena orang tua yang tidak bisa membiayai beliau untuk melanjutkan ke Universitas, saat itu beliau akhirnya hanya bisa menuntut ilmu melalui kursus bahasa Inggris di sebuah lembaga kursus yang bertempat di Denpasar (ILC Anugrah). Sambil kursus, hampir setiap malam beliau berjualan kelapa di Pasar Badung untuk membayar biaya kursus dan Diploma 1 BLKP. Beliau tetap dibantu oleh kedua orang tua terutama Ibunya yang saat itu bekerja sebagi seorang pedagang dan pengrajin sangkar burung. Bagi beliau, ibunya seorang ibu rumah tangga sekaligus pemberi inspirasi dalam berkarya dan berbisnis. Ketika itu, beliau tinggal di rumah pamannya yang pada saat itu masih tinggal di sebuah kontrakan di Jalan Kemuda No.46 Tonja Denpasar. Profesi almarhum pamannya adalah sebagai penjual kelapa di Pasar Badung. Karena itulah, beliau pun membantu pamannya untuk berjualan di pasar hampir setiap hari sejak pukul 1.00 dini hari hingga 7.30 pagi.

Selama menjalani kursus bahasa Ingris di ILC Anugrah Diponogoro Denpasar , beliau selalu berjalan kaki sampai di simpang Jalan Nangka, kemudian naik angkutan bemo. Itulah yang beliau lakukan kurang lebih selama 8 bulan. Hingga akhirnya, orang tua beliau bisa membelikan sepeda motor Vespa yang kemudian beliau gunakan untuk mempraktikkan kecakapan bahasa Ingrisnya di kawasan pariwisata Denpasar, seperti di Museum Bali dan Art Centre.

Mengawali kariernya, beliau menjadi saleman untuk mencari nasabah ERERA Card Group, yang saat itu adalah sebuah perusahan multilevel marketing yang setiap hari mengharuskan beliau untuk terus berkeliling ke rumah-rumah penduduk. Dengan mengendarai Vespa, pekerjaan ini dilakoni kurang lebih dua bulan dan tentunya sambil kursus bahasa Inggris dan kuliah singkat di BLKP jurusan Bartender. Pekerjaan ini beliau emban karena keadaan terpaksa untuk mendapatkan uang guna membantu beban orang tuanya yang saat itu masih menanggung dua adiknya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Dasar (SD).



Karena ingin lebih cepat mendapatkan pekerjaan agar bisa membantu orang tuanya, maka beliau pindah dari paman ke tempat kontrakan teman sekampungnya (Dewa Sudi dan istrinya Ibu Dian). Di sanalah beliau membantu temannya menjadi tukang masak, mencuci, dan sebagainya alias menjadi pembantu. Selama tinggal di sana, beliau diizinkan untuk tidak bayar apapun meskipun tidur di luar (beranda) beralaskan karpet biru. Kadang hujan dan rasa dingin mencekam dirasakannya karena tidur di luar dengan berbantal kamus bahasa Ingris. Ya. Karena tekad belajar yang tak pernah pudar, kemana pun beliau selalu membawa buku.

Beliau tinggal bersama Pak Dewa Sudi kurang lebih selama 1,5 bulan. Berkat Pak Dewa Sudi juga beliau memilih jurusan ‘Bartender’ yang sebenarnya bertentangan dengan cita – citanya, yaitu ingin menjadi ‘Guide’ .

(Manusia tidak bisa menentukan jalan hidupnya. Hanya Tuhan yang bisa menentukan. Kita patut Belajar, berkarya dan berkarya sehingga sukses menanti kita.)

Selang waktu berjalan, beliau bertemu dengan Mr.Martinus yang sangat baik mencarikan beliau pekerjaan di sebuah restaurant di Nusa Dua, yaitu Koki Restaurant. Di sanalah beliau menjadi seorang Bartender.

Saat itu, beliau tinggal di sebuah kamar kost bersama temannya yang berasal dari Sanur, yaitu Nyoman Mahendra. Mereka tinggal sekamar berdua di sebuah kamar kecil dengan kamar mandi luar. Harga kost pada saat itu, Rp 75.000,-/bulan. Gaji beliau di awal Rp 120.000,-/bulan ditambah uang makan Rp 15.000,-/hari. Kira-kira dari tangal 1 sampai tanggal 10, beliau masih bisa membeli nasi dengan harga Rp 1000,- yang saat itu lauk nasinya sudah termasuk sangat enak dan porsinya pun banyak. Akan tetapi, setelah tanggal itu, tanggal 10 hingga akhir bulan, beliau harus membeli nasi dengan harga Rp 500,- / seharga nasi jingo saat itu. Beliau sangat merasakan kekurangan dengan penghasilan saat itu, sehingga beliau memilih mencari pekerjaan sampingan yaitu menjadi guide liar/unofficial guide. Pekerjaan sampingannya itu dilakukannya pada saat mendapatkan libur dari tempat kerja. Tentunya, saat itu beliau masih terus melanjutkan kursus bahasa Inggris di tempat favoritnya sampai ke tingkat guiding.

Karena sering kehabisan uang, sebelum tanggal muda beliau sering meminta nasi di restaurant dan kepada tuan rumahnya. Hingga suatu hari, beliau menahan rasa lapar yang benar-benar tak tertahankan sampai beliau pingsan karena maag berkepanjangan yang dideritanya. Saat sadar, beliau sudah ada di klinik Nusa Dua. Hampir saja beliau merasa putus asa dan ingin memutuskan untuk pulang ke desa karena merasakan keaadaannya yang sangat kritis. Akan tetapi, karena dorongan dan nasihat dari tuan rumahnya, beliau pun akhirnya mencoba bertahan.

(Rasa pantang menyerah untuk masa depan yang lebih baik harus kita miliki dan berkarya sampai mendapatkan hasil yang diinginkan, itulah Sukses yang sejati.)



Surat lamaran pekerjaan ke hotel-hotel atau restaurant untuk mendapatkan gaji yang lebih baik sudah diajukannya, tetapi kerap mendapatkan penolakan. Salah satunya, beliau pernah mengajukan lamaran di Hotel Nikko kurang lebih sebanyak empat kali, tetapi tak ada panggilan.
Beliau sempat berpikir mungkin penolakan ini karena beliau tidak memiliki ijasah perhotelan dan pengalaman kerja yang kurang. Dan yang lebih menyedihkan saat itu adalah ketika hampir sebagian temannya yang bekerja di Koki Restaurant (saat itu Komang Semol, Komang Mahendra, dan Wayan) sudah bekerja di Radison Hotel Sanur yang notabene tempat yang bagus pada saat itu. Dengan demikian, otomatis temannya pindah kost, sehingga beliau pun kehilangan teman kost dan mau tidak mau harus membayar sewa kost sendirian. Maka, beliau terus berusaha dan berusaha untuk pindah kerja ke tempat yang lebih bagus .

Akhirnya, berkat jalan yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Esa, juga karena rajin sembahyang dan karena ketekunannya, maka diterimalah beliau di salah satu hotel berbintang 5 terfavorit pada saat itu, yaitu Hotel Nikko Bali di Nusa Dua-Bali sebagai bartender. Saat itu beliau dibantu oleh staf marketing Hotel Nikko Ms.Lenny Leo hingga diterima di Hotel Nikko Bali. Di Hotel Nikko Bali, beliau bekerja sebagai bartender, meskipun sebenarnya beliau tidak memiliki pengalaman trainning atau pengalaman bekerja sebelumnya, sehingga beliau kerap menjadi bahan tertawaan teman-temannya karena beliau tidak bisa membuat minuman campuran. Bahkan, peralatan di bar pun kurang dihafalnya. Contohnya saja, beliau tidak bisa menggunakan blender karena pada saat itu menurut beliau blender di hotel berbintang 5 bentuknya berbeda dibandingkan restaurant tempatnya bekerja dahulu. Kadang beliau juga takut menjawab telepon karena kurang percaya diri. Jika telepon bordering, beliau berpura- pura saja menyibukkan diri.

Untuk mengejar kekurangan dibandingkan teman kerjanya, beliau selalu datang lebih awal ke tempat kerja untuk belajar bekerja. Seharusnya, beliau mulai bekerja jam 1 siang, tetapi beliau sudah berada di hotel jam 10 pagi. Pernah juga beliau pingsan dan akhirnya digotong menggunakan troli pada saat meng-handle banquet karena memaksakan diri untuk menyelesaikan pekerjaannya sampai tuntas. Dengan bantuan dan dukungan dari teman-teman kerja yang baik hati, bisa dikatakan saat itu beliau merasa memiliki tim kerja yang luar biasa yang saat itu dipimpin oleh Pak Dewa Mahayadnya yang juga berasal dari Singaraja. Pak Dewa yang benar-benar memberikan motivasi dan inspirasi figur kepemimpinannya serta dibantu oleh Pak Jaka ,Yasa, Suarta, dan teman lainya yang luar biasa seperti Arya Darma,Ngurah Depil, Ngurah Wirajaya, Untung, Giri, Rendra, Ngurah Udayana, Sugik, Bawa, Puri dan banyak lagi teman yang mendukungnya.

(Suatu organisasi akan maju bila team work dan pemimpin yang mempunyai dedikasi sama dengan organisasinya dan bawahannya.)

Akhirnya, beliau lulus masa percobaan dan menjadi karyawan tetap. Karena saat itu beliau mendapatkan gaji sebesar Rp.500.000 yang bisa dikatakan cukup lumayan dibandingkan bekerja di restaurant, maka beliau memutuskan untuk menyicil (kredit) sepeda motor Kaze baru.

Kurang lebih sudah satu tahun beliau tidak pernah pulang kampung untuk sekadar menengok orang tua dan adik-adiknya. Memang keadaan yang membuatnya terpaksa tidak bisa pulang. Sampai-sampai, karena kerinduan dan kekhawatiran yang teramat dari sang ibu kepada beliau, ibunya menanyakan keberadaan beliau ke ‘orang suci’. Tidak disangka, ‘orang suci’ tersebut mengatakan bahwa beliau telah dilarikan dan dibawa ke Jawa oleh seorang gadis.



Beruntung, ibunya adalah sososk penyabar. Ibunya terus berdoa untuk keselamatan beliau anaknya. Hingga suatu hari, beliau akhirnya berkesempatan untuk pulang ke kampong halaman. Dengan bangga dan perasaan terharu, beliau pulang dengan mengendarai sepeda motor kaze baru dari hasil jerih payahnya sendiri.

Suatu kesuksesan yang diraih dengan perjuangan keras dan usaha sendiri akan bertahan lama dan akan sangat mulia.
Selama bekerja di Hotel Nikko, beliau menyempatkan diri untuk melanjutkan kursus bahasa Jepang di Jalan Sari Gading Denpasar. Kursus tersebut dijalaninya selama kurang lebih lima bulan, dan selama itu pula tiga kali dalam seminggu beliau bolak balik dari Desa Bualu Nusa Dua menuju Denpasar.

Setelah kurang lebih satu tahun beliau bekerja di Hotel Nikko, beliau diterima di Hotel Ritz Calton Bali. Akan tetapi hal tersebut tidak bertahan lama karena beliau mendapatkan panggilan dari salah satu hotel terkenal pada saat itu, yaitu Hotel Four Season Resort Bali sebagai Bartender.

Akhirnya, beliau memutuskan bekerja di Four Season Resort Bali dengan gaji yang bisa dikatakan gaji terbesar untuk karyawan hotel dibanding dengan hotel-hotel lainya pada saat itu. Dengan gaji yang demikian memuaskan bagi beliau, beliau bisa membantu orang tua untuk memperbaiki rumah orang tuanya di Desa Bongancina.

Beliau mendapatkan pelajaran berharga serta training hospitality yang sangat bermanfaat bagi kariernya ke depan selama bekerja di Hotel Four Season Jimbaran Bali .

Memang pada dasarnya, beliau adalah sosok yang menyukai tantangan dan senang mencoba hal-hal baru. Karena itulah, beliau akhirnya mencoba melamar di perusahaan kapal pesiar karena terinpirasi oleh menantu tuan rumahnya saat tinggal di Nusa Dua (Ketut Manis namanya). Ketut Manis menyarankan beliau untuk berangkat ke kapal pesiar. Saat itu, Ketut Manis telah memberikan bukti. Setiap liburan, Ketut Manis bisa membeli mobil baru, membeli tanah, dan membantu keluarga. Melihat itu semua, akhirnya beliau memutuskan untuk mengajukan surat lamaran ke beberapa recruiting agency, beberapa di antaranya adalah CTI, Panatra Damas, dan HCTI pada saat itu. Dengan berbekal pengalaman bekerja di hotel bintang 5, seperti Hotel Nikko, Rizt Caltton, dan Four Season, beliau pun diterima di semua agen yang diajukannya. Beliau lulus di perusahan kapal NCL, Disney, Appolo, dan MSC. Akhirnya, pada tanggal 1 Desember 1999, tepat pada hari ulang tahunnya yang ke-24, beliau meninggalkan Bali bersama temannya, yakni Nyoman Dauh dari Karangasem untuk bergabung ke Kapal Celebrity Zenit milik Apollo pada saat itu. Bagi beliau, ini bagaikan hadiah ulang tahun 24 yang tidak ternilai harganya.

Dua bulan pertama bekerja di atas kapal pesiar, beliau merasa kewalahan dengan pekerja dan situasi yang baru. Beliau sempat merasa tidak kuat untuk menyelesaikan kontrak selama 8 bulan di posisi bartender yang telah disepakatinya.

Meskipun beliau memiliki latar belakang adalah orang yang suka bekerja keras, rupanya ada yang membuatnya merasa diri tidak mampu yaitu Sedikitnya orang Bali atau Indonesia yang bekerja di kapal Zenith pada saat itu, membuat komunikasi bahasa Inggris yang beliau kuasai belum cukup untuk menembus pasaran internasional. Beruntung, beliau mendapatkan dorongan keras dari bar manager, seorang berkebangsaan Turki Mr. Yelmas, Mr. Fermin asal Dominica Republik, dan Pak Gusti Lanang Rai seniornya. Berkat dukungan mereka, beliau pun bangkit kembali.

Dalam bisnis pariwisata, sangat dibutuhkan kecakapan berbahasa asing, keperibadian yang baik, dan keberanian bukan “gelar”

Akhirnya, tiga bulan terakhir saat beliau bekerja, beliau dinobatkan menjadi karyawan terbaik dalam kurun waktu satu bulan dan langsung mendapat kepercayaan dari Miami office/company untuk membuka/ men set-up kapal baru berfasilitas gas turbin yang pada saat itu memang sangat dinantikan oleh semua tamu yang ingin berlayar.

Beliau dikirim ke San Naser (Labule) Prancis untuk menset-up Martini Bar, yaitu sebuah bar yang sangat diminati oleh para tamu dan tentunya merupakan bar terfavorit. Akan tetapi, rupanya kapal Millenium penyelesaiannya tidak sesuai dengan jadwal. Disanalah beliau mendapatkan training hospitality dan bar oleh Mr Luis Ortega yang saat itu menjabat sebagai cooperate bar manager, sedangkan bar manager pada saat itu dijabat oleh Mr Jurgen Blesing, serta asst. bar manager yang diduduki oleh Mr.Koncok Tresing dari India dan Mr Sergio dari Portugal. Dari mereka, beliau mendapatkan begitu banyak ilmu tentang bar dan hospitality. Di antara 30 bar candidate yang ada pada saat itu, hanya beliau kandidat yang berasal dari Indonesia.

Setelah berasil menset-up Martini Bar di Millenium Ship, beliau dipercaya untuk membuka kapal Class Millennium lainnya, seperti Infinity, Submit, Constelation, dan Century .

Sejak beliau bergabung tahun 1999-2008, penghargaan demi penghargaan beliau peroleh di perusahan kapal pesiar Celebrity. Mulai dari penghargaan sebagai karyawan terbaik selama satu bulan, karyawan terbaik selama tiga bulan, hingga sebagai karyawan terbaik selama satu tahun (Employee of the Year 2004).

Beliau juga sempat merintis bisnis exporter furniture bersama tamu dari Canada yaitu Mr. Allan Leo ,



Selain itu, beliau pun merintis segala jenis bisnis, seperti menjual tanaman hias, exporter, dan agent tour (BTO) Bali Tour Operational, www.balitouroperational.com. Akan tetapi, semua itu belum berjalan dengan lancar karena modal yang sangat tipis.
Akhirnya, beliau kembali berangkat ke kapal pesiar dan menyelesaikan kontrak selama 6 bulan. Setelah itu, beliau melanjutkan bisnis exporter bersama Mr .Allan Yeo. Saat itu, beliau merasakan keuntungan yang sangat besar, sehingga beliau pun bisa membangun rumah kost di daerah Renon.

Akhirnya, pada bulan Maret 2008, beliau di panggil kembali ke Miami office untuk menset-up bar di Solstice kapal baru milik Celebrity. Di sana, beliau bertemu dengan para petinggi/ management dari Celebrity dan RCCL, seperti Mr.Louis Ortega, Mrs.Ana Calava, Mr.Ivan, Mr. Ravi, Mr.Danarahan, dan masih banyak lagi petinggi lainnya .

Beliau tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Beliau langsung saja membicarakan perihal rencananya untuk membuka sekolah bar di Bali. Setelah didukung penuh oleh Mr.Luis Ortega, beliau dipertemukan dengan recruting manager RCCL Ms. Anna Calava. Kemudian, beliau diwawancarai oleh Mr. Adam, Ms.Lyset, dan Ms.Anna Calava sendiri. Memang nasib beruntung berpihak pada beliau. Beliau ditawari untuk membantu Mr.Deddy dan Mr.Sean membuka agen di Indonesia. Tak beberapa lama, beliau mendapatkan surat penunjukan dari Mrs.Anna untuk membuka agen di Bali .

Beliau tiba di Bali membawa misi membuka pelatihan Bartender pada Mei 2008. Beliau menamai tempat pelatihan bartendernya dengan nama FBC (Flair Bartender Course) yang berlokasi di Jalan Beringin No 56, Br. Pegending, Dalung-Kuta Utara yang notabene merupakan rumah mertuanya sendiri. Murid angkatan pertama pada saat itu sebanyak 13 orang. Dengan dibantu oleh Pak Tut Atmaja, 95 % anak asuhnya di terima di perusahan Celebrity Cruise dengan prestasi yang sangat gemilang dan bisa bekerja di Martini bar yang saat itu masih merupakan bar terfavorit.

Dengan menindaklanjuti pembahasan tentang kantor cabang agen (Ratu Oceania Raya Bali saat ini), beliau pun bolak balik dari Bali ke kantor pusat di Jakarta. Di sana, beliau bertemu dengan Mr. Sean Carwithen, Deddy Herfiandi, Toni, Akmal , Dani, dan Opening Staff Ratu Jakarta lainnya. Kemudian, beliau pindah ke Renon bergabung dengan PT. Indonaker karena izin perekrutan yang belum jelas di Dalung pada saat itu.

Tahun 2008-2009 adalah tahun yang benar – benar penuh perjuangan bagi beliau dalam kariernya. Akhirnya, beliau kembali ke Dalung. Sejak mulai dirintisnya Agent PT.Ratu Oceania Raya Bali pada tahun 2008 sampai Agustus 2009, beliau bekerja tanpa digaji dan juga dengan pengeluaran modal yang begitu lumayan banyak.

Semua usaha dilakukannya untuk menset-up agen. Beliau juga merasa beruntung medapatkan dukungan penuh dari Ibu Llik yang tak lain adalah istri tercintanya. Istri beliau adalah seorang accounting tamatan salah satu univesitas negeri di Denpasar. Rumah istrinya itulah yang kini diberdayakan sebagai kantor tanpa sewa selama kurang lebih satu tahun. Beruntung pula, mertua beliau yang saat itu masih berprofesi sebagai guru dan memiliki usaha ternak babi dan ayam, memberikan dukungan penuh. Akhirnya, kini mertua beliau berhenti berternak karena areal ternak digunakan sebagai perkantoran.



Bersamaan pada Agustus 2009, Mr. Sean Carwithen datang ke Bali. Dengan kedatangan beliau, PT.Ratu Oceania Raya Bali pun bisa berkembang pesat, sehingga saat itu dan staff PT.Ratu Oceania Raya Bali pun bertambah (Rai, Komang Arjana, Putu Welly, Dewa Sukrana , Anik dan Pak Adi).

Pada bulan Mei, tepatnya 24 Mei 2010, beliau mendapatkan hadiah seorang putri yang sangat cantik yang diberi nama Honesty Githa Artawan. Sebuah nama yang bagi beliau merupakan sebuah landasan dasar dalam berbisnis, yang dalam bahasa Indonesia berarti “kejujuran”.

Hingga kini (tahun 2013), PT. Ratu Oceania Raya Bali menangani tujuh perusahan kapal pesiar, seperti RCCL, CELEBRITY, AZAMARA, PULLMANTUR, REGENT, OCEANIA, dan DISNEY CRUISE LINE. Dengan sistem dan prinsip bisnis yang beliau kembangkan yakni kejujuran, kebersamaan, dan ide – ide positif yang membangun, maka dengan pesatnya berkembanglah Sekolah Monarch yang kini telah memiliki lima cabang di kabupaten-kabupaten yang berrada di Bali, yakni Monarch Dalung/Badung, Singaraja, Gianyar, Karangasem, dan Negara. (silakan kunjungi www.monarchbali.com),Dengan berdirinya Sekolah Monarch akan sangat membantu program pemerintah dalam hal Pendidikan dan mengurangi penganguran karena Lulusan Monarch telah terbukti disalurkan melalui Agen PT.Ratu Oceaniaraya Bali .

Dengan kesibukan yang padat sebagai Pemimpin Agen dan sebagai salah satu pemilik sekolah pariwisata di Bali, yaitu Monarch, beliau masih dengan semangatnya menyisihkan waktu untuk menuntut ilmu di salah satu universitas swasta di Denpasar, Jurusan Sastra Inggris.

Beliau sangat mengharapkan generasi Indonesia khususnya Bali, agar tidak berhenti membiasakan diri untuk terus membaca, belajar, dan selalu memiliki keinginan untuk maju agar mampu memperbaiki tatanan hidup keluarga masing masing, sehinga negara ini yang mempunyai masyarakat dengan ekonomi yang merata. Dengan demikian, negara ini akan menjadi negara sejahtera. Karena, Bangsa yang sejahtera dimulai dari keluarga sejahtera.

Thursday, April 4, 2013

PREVIEW Bisnis Menguntungkan Waralaba Kuliner Bebek

Bisnis Menguntungkan Waralaba Kuliner Bebek Djontor lnvestasi 15 Jutaan.
Bisnis makanan bebek goreng dalam satu dasawarsa terakhir ini mengalami kemajuan luar biasa, hal ini bisa ditandai dengan makin banyaknya konsumen yang menyukai jenis makanan gurih itu. Oleh karena itu, sangat masuk akal bila makin banyak pelaku bisnis tertarik untuk mencoba menggeluti dan menjalankan usaha kuliner tradisional tersebut. Pada kesempatan kali ini, kami ingin berbagi informasi tentang sebuah bisnis waralaba bebek goreng yang kami kelola, pemilik merek dagang Bebek A, yang telah menjadi perusahaan usaha kuliner sejak tahun 2012. Saat ini, Bebek A telah memiliki cabang sebanyak 6 buah dan 24 mitra kerja yang berjualan bebek secara waralaba.

Jenis Usaha Modal Kecil Yang Menguntungkan Untuk Ibu Rumah Tangga
Prospek usaha makanan memang tidak akan mati malah kecenderungannya akan terus meningkat setiap tahunnya, hal inilah yang membuat kami bertekad untuk memulai bisnis waralabanya dengan membuka gerai Bebek A. Karena sifatnya usaha makanan memiliki masa depan yang tidak akan pernah sepi dalam kondisi ekonomi yang normal maka berjualan makanan, terutama yang laris dan diminati masyarakat, pastilah sangat menguntungkan.
Jualan bebek goreng sebagai menu utamanya, tidak saja bisa dijadikan peluang usaha buat ibu rumah tangga namun siapapun bisa menjalankan bisnis tersebut. Apakah karyawan yang mencari usaha sampingan, para pensiunan yang masih ingin memanfaatkan waktu senggang atau mungkin juga para mahasiswa atau pelajar yang mau belajar berwiraswasta, maka bisa mencoba menjalankan waralaba ini. Yang terpenting adalah punya minat dan kemauan di bidang kuliner atau berhubungan dengan makanan maka itu sudah menjadi modal utama paling besar. Tinggal mencari cara bagaimana memulai, mengelola dan mengembangkan bisnis supaya menjadi langgeng dan besar.
Kami tidak sembarangan dalam memilih nama untuk usaha waralaba, disebut Bebek Jontor karena kekhasannya adalah rasa pedas yang membuat orang tak mudah untuk melupakannya. Jontor (bahasa Jawa) kalau diartikan secara bebas memiliki arti hancur atau bonyok (bahasa Betawi), dalam hal ini mengambarkan betapa pedasnya rasa sambalnya sehingga bisa membuat bibir seolah-olah “hancur atau bonyok” merasakan sensasi pedasnya.
Waralaba Bebek A menawarkan kerja sama kemitraan dengan model booth dan resto, dimana untuk modalnya mulai 15 juta sampai dengan 150 juta. Jika ada orang yang tertarik untuk bergabung dalam bisnis ini maka akan mendapatkan pelatihan khusus mulai dari awal sampai bagaimana cara menjualnya dan mengelola waralaba tersebut sehingga bisa digunakan sebagai penopang penghasilan sehari-hari. Dan bukan itu saja, secara berkala akan diadakan acara pertemuan atau gathering antar semua pewaralaba sebagai ajang berbagi pengalaman supaya semua mitra dapat bertumbuh dan berkembang kearah yang lebih baik di masa depan.
Selain itu, keuntungan lain yang diperoleh oleh mitra adalah pengenaan royalty fee sebesar 2% yang dibayarkan pada bulan ketiga, jadi selama 2 bulan pertama para mitra dibebaskan dari pembayaran fee. Ini diberlakukan agar ada semangat para mitra usaha untuk berusaha dengan tanpa beban dalam memulai bisnisnya untuk pertama kali. Pewaralaba tidak usah kuatir dalam masalah pengadaan bahan baku seperti daging bebek, bumbu dan peralatan memasak karena dengan modal 15 juta sudah dapat semua perlengkapan untuk menjalankan usaha bebek Jontor tersebut termasuk booth (tempat berjualan atau gerobak) dengan merek yang sudah didesain dengan menarik. Yang perlu dilakukan mitra adalah mencari lokasi strategis untuk berjualan dan sangat dianjurkan agar memilih lokasi yang ramai orang seperti daerah perkantoran, perguruan tinggi, daerah perumahan, terminal dan sebagainya.
Menurut perhitungan kami, jika seorang mitra mampu mendapatkan hasil kotor penjualan sebesar 400 ribu setiap hari maka hanya dalam waktu 3 bulan maka modal sebesar 15 juta akan kembali atau balik modal. Jika dihitung omset 400 ribu dikalikan 30 hari sama dengan 12 juta, sedangkan pengeluarannya 7 juta untuk biaya bahan baku, gaji karyawan dan biaya operasional lain maka dalam sebulan bisa untung bersih 5 jutaan. Jadi dalam 3 bulan bisa balik modal. Yang terpenting adalah mencari lokasi jualan yang strategis dan menguntungkan seperti telah dicontohkan di atas.

Jika Anda seorang ibu rumah tangga, karyawan, mahasiswa atau bahkan adik-adik pelajar tertarik mencoba jenis usaha modal kecil yang menguntungkan ini maka dapat langsung menghubungi kami !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Wednesday, April 3, 2013

Keseriusan dalam berbisnis kuliner ayam penyet anda


Seorang franchisor memang di tuntut untuk pandai membaca peluang bisnis, ketika ia ingin membuka bisnis. Anda harus cermat ketika Anda ingin mendirikan bisnis yang berbasis olahan makanan penyet. Dan franchise makanan yang mengandalkan menu penyetan memang sangat mudah kita jumpai di berbagai tempat. Namun demikian, para penikmat sajian penyetan tak pernah surut untuk membanjiri outlet yang menyajikan ayam penyet. Bahkan beberap outlet ayam penyet kian lama - kian banyak pengunjungnya. Salah satu alasan mengapa hal ini bisa terjadi, itu karena sebagian besar masyarakat Indonesia itu merupakan penggemar masakan ayam. Dan juga sebagian besar dari mereka menyukai rasa pedas. hal itu yang melabdasi alasan mereka untuk memilih menu ayam penyet untuk menu pilihan nya.

Kondisi inilah yang bisa kita manfaatkan untuk membuka peluang bisnis. Hampir semua orang dapat membuka usaha ayam penyet sebagai menu utamanya.  bahkan jika Anda sama sekali tidak punya keahlian dalam memasak. Dan tahukan Anda bahwa hal tersebut bukanlah sebuah masalah yang erlalu besar. Dewasa ini resep masakan ayam penyet sangat mudah ditemukan dan dipelajari ( tentu jika Anda bersungguh sungguh ). Atau Anda memiliki resep keluarga yang sangat enak, itu bisa dijadikan bekal utama dalam membangun bisnis ayam penyet Anda. Sebelumnya resep yang Anda miliki itu memilki rasa yang enak bagi kebanyakan orang. Sebab rasa yang enak dari setiap menu merupakan kunci sukses sebuah bisni kuliner.

Dalam menjalankan bisnis apapun, Inovasi sangatlah diperlukan. Dan usaha ayam penyet ini juga bukan pengecualian.Misalnya saja , jika sebagian besar para pemilik usaha ayam penyet menggunakan sambal terasi dan sambal bawang untuk menu andalan mereka, mka Anda bisa tampil sedikit beda dengan menggunakan sambal kacang atau sambal petis misalnya. Atau bahakan Anda ingin menyajikan hidangan ayam penyet dengan sambal jahe. Ini semua dilakukan agar usaha Anda bisa memiliki keunikan tersendiri. Tentu saja inovasi yang Anda berikan pada bisnis Anda, haruslah disukai oleh pelanggan Anda. Oleh sebab itu sebaikny diuji coba dulu dalam sekala kecil. Pun walau Anda menyajikan sebuah menu baru yang merupakan ciri khas Anda, lantas Anda tidak menyajikan menu yang telah banyak disajikan di usaha kuliner kebanyakan yang sudah terbukti banyak disukai banyak orang. Jadi Anda tetap menjual menu - menu yang telah umum di pasaran, namun Anda menambahkan menu yang baru saja Anda buat.

Setelah menemukan tempat usaha yang cocok dan sesuai target, maka buatlah tempat yang bersih dan juga nyaman. sebab kebersihah adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam menjalankan bisnis ini.  Jika masih ada sisa tempat, sebaiknya nada gunakan sebagai centre of interest tujuannya agar pengunjung lebih terhibur. sebagai contoh Anda bisa menempatkan sebuah akuarium kecil yang menarik lengkap dengan hiasannya, dan terdapat ikan - ikan kecil yang berwarna - warni didalamnya.
Jika tempat telah diatur sedemikian rupa, selanjutnya tugas Anda membuat daftar menu yang menarik, jelas dengan harga yang yang tercantum pada setiap jenis menu. Selain menu ayam, Anda bisa menambahkan menu lainnya yang masih sesuai dengan menu ayam. Misalnya saja menu cah kangkung, plecing sawi dan lain sebagainya. Atau mungkin Anda ingin menambah lauk lainya, seperti ikan, tempe, tahu, bebek dan lainya yang menurut Anda cocok dengan menu utama Anda. Hal lain yang tak kalah penting adalah keramahan dalam hal peyanan Anda terhadap para pengunjung. Ketika pelanggan yang datang merasa dilayani dengan sangat baik, disitulah nilai tambah diri usaha kuliner Anda.

Modal yang dibutuhkan untuk bisa memulai bisnis Ayam penyet ini tidaklah terlau besar, jika dibandingkan jenis usaha lainya. Kita semua tahu untuk membangun sebuah bisnis, itu sebaiknya dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Ketika orang sudah merasakan kelezatan masakan anda dan juga kenyamanan yang anda tawarkan. Maka orang akan dengan senang hati mempromosikan bisnis kuliner Anda.
Menentukan lokasi usaha adalah hal yang tak kalah penting. dan sebelum melakukan hal tersebut, sebaiknya Anda menetukan target konsumen Anda. Jika target Anda adalah anak sekolah dan mahasiswa. Maka lokasi yang tepat adalah didekat kampus atau sekolahan. Jika target anda adalah keluarga, maka lokasi yang cocok adalah di dekat perumahan atau tempat perbelanjaan, khususnya tempat - tempat yang dijadikan tujuan keluarga saat akhir pekan.


Pada dasarnya semua jenis bisnis yang dikelola dengan kesungguhan dan keseriusan, maka akan melahirkan keuntungan yang baik. Hal ini jiga berlaku pada bisnis kuliner yang sedang kita bicarakan dari tadi. Dan perlu Anda sadari bahwa dibalik keuntungan yang menjanjikan tersimpan sebuah resiko kegagalan. Namun jika diperisiapkan denga baik dan matang serta strategi pemasaran yang tepat, maka resiko tersebu dapat diminmalisir. Meskipun usaha yang Anda lakkan ini tergolong usaha kecil . Namun saya yakin jika anda sugguh - sungguh, maka anda akan meraih kesuksesan disana.

Tuesday, April 2, 2013


Apa aja syarat mendirikan PT (Perseroan Terbatas)

saya mo tanya, saudara saya mau buat pt tapi dengan modal kecil. kira2 syarat apa yang diperlukan untuk mendirikan sebuah pt dan kalo ingin nyetor modal itu berapa minimal modal yang harus disetor?

harus ada surat keterangan domisili dari rt/rw kelurahan, kecamatan...
trus KTP, KK, 2 orang ya.. sebagai pendiri minimal 2 orang...
modal di setor? di setor kemana?


usahanya apa nih? kalau cuma usaha rumah tangga mending bikin CV aja...
trus kalau data2 itu sudah lengkap, anda cari notaris di daerah domisili perusahaan anda itu... siapin duit 5-10 juta deh buat urus ini itunya..
saran sih CV aja, lebih murah biayanya...
atau kalau paling gampang, anda survey notaris2 di daerah anda, anda telpon dan anda tanya berapa harga dan syarat2nya...
gampang kok... nanti harus ke dinas perdagangan buat ngrus SIP dll

yang gw tau mah itu cuma basa basi aja...
mending langsung ke notaris aja....tanya syaratnya apa aja...
trus bandingin aja ke notaris2 yang lain soal biayanya aktanya...cari yang murah aja...


Ke Notaris terdekat gan. disitu akan dijelaskan,

syarat2 nya:
1.Pendiri minimal 2 orang atau lebih
2.Akta Notaris yang berbahasa Indonesia
3.Setiap pendiri harus mengambil bagian atas saham, kecuali dalam
rangka peleburan
4.Akta pendirian harus disahkan oleh Menteri kehakiman dan
diumumkan dalam BNRI
5.Modal dasar minimal Rp. 50jt dan modal disetor minimal 25% dari
modal dasar
6.Minimal 1 orang direktur dan 1 orang komisaris
7.Pemegang saham harus WNI atau Badan Hukum yang didirikan
menurut hukum Indonesia, kecuali PT. PMA

Kelengkapan dokumen:
1. Kartu Keluarga Direktur Utama
2. NPWP Direksi (kalau tidak ada, minimal Direktur Utama)
3. Copy Perjanjian Sewa Gedung berikut surat keterangan domisili
dari pengelola gedung (apabila kantornya berstatus sewa)
apabila berstatus milik sendiri, yang dibutuhkan:
-copy sertifikat tanah dan
-copy PBB terakhir berikut bukti lunasnya
4. Pas photo Direktur Utama/penanggung jawab ukuran 3X4
sebanyak 2 lembar
5. Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja,
kursi, komputer berikut 1-2 orang pegawainya). Biasanya ini
dilakukan untuk mempermudah pada waktu survey lokasi untuk
PKP atau SIUP
6. Stempel perusahaan (sudah ada yang sementara untuk pengurusan ijin2).

Ini untuk mengurus, NPWP, Surat keterangan domisili, SIUP, TDP, PKP

lengkapnya dapat dibaca2 UU No. 40/2007 tentang Perseroan Terbatas

Monday, April 1, 2013

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

Pengertian Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Berdasarkan Pasal 1 angka 6 Undang-undang KUP (Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 yang terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.
Dalam terminologi Pajak Penghasilan, seseorang atau badan yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif akan menjadi Wajib Pajak. Setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif ini wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ).
Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, seseorang memenuhi syarat subjektif jika orang tersebut berada atau bertempat tinggal di Indonesia melebihi 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan. Syarat objektif terpenuhi jika orang tersebut mendapatkan atau memperoleh penghasilan yang besarnya melebihi PTKP dalam satu tahun pajak.
Penerbitan NPWP Secara Jabatan
Sesuai dengan ketentuan di atas, pada prinsipnya seseorang yang telah memenuhi syarat wajib mendaftarkan diri sesuai dengan sistem Self Assesment . Namun demikian, untuk menjamin dipatuhinya ketentuan ini, Direktur Jenderal Pajak dapat menerbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara jabatan apabila Wajib Pajak tidak melaksanakan kewajibannya untuk mendaftarkan diri secara sukarela.
Kewajiban perpajakan bagi Wajib Pajak yang diterbitkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) secara jabatan dimulai sejak saat Wajib Pajak memenuhi persyaratan subjektif dan objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan, paling lama 5 (lima) tahun sebelum diterbitkannya Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
Jangka Waktu Pendaftaran NPWP
Jangka waktu pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) diatur sebagai berikut :
1. Wajib Pajak orang pribadi yang menjalankan usaha atau melakukan pekerjaan bebas dan Wajib Pajak badan, wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak paling lama 1 (satu) bulan setelah saat usaha mulai dijalankan .
2. Wajib Pajak orang pribadi yang tidak menjalankan usaha atau tidak melakukan pekerjaan bebas, apabila jumlah penghasilannya sampai dengan suatu bulan yang disetahunkan telah melebihi Penghasilan Tidak Kena Pajak, wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak paling lama pada akhir bulan berikutnya.
Tempat Pendaftaran NPWP
Wajib Pajak yang telah memenuhi syarat mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak ke Kantor Pelayanan pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak atau ke Kantor Pelayanan Pajak tertentu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Misalnya seseorang yang tinggal di Pasar Minggu maka dia mendaftarkan diri di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pasar Minggu karena KPP ini wilayah kerjanya meliputi kecamatan Pasar Minggu.
Wajib Pajak orang pribadi yang melakukan kegiatan usaha di beberapa tempat atau mempunyai tempat usaha yang berbeda alamat dengan tempat tinggal, selain mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggalnya juga mendaftarkan diri ke Kantor Pelayanan Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat-tempat kegiatan usaha Wajib Pajak.
Misal Tuan Afghan yang bertempat tinggal di Pasar Minggu memiliki toko handphone di Blok M dan Kebayoran Lama. Tuan Afghan selain mendaftarkan NPWP di KPP Pratama Pasar Minggu juga mendaftar NPWP di KPP Pratama Kebayoran Baru dan KPP Pratama Kebayoran Lama.
Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dilakukan dalam hal diajukan permohonan penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak oleh :
1. Wajib Pajak dan/atau ahli warisnya karena Wajib Pajak sudah tidak memenuhi persyaratan subjektif dan/atau objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan;
2. Wajib Pajak badan dalam rangka likuidasi atau pembubaran karena penghentian atau penggabungan usaha;
3. Wanita yang sebelumnya telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan menikah tanpa membuat perjanjian pemisahan harta dan penghasilan; atau
4. Wajib Pajak bentuk usaha tetap yang menghentikan kegiatan usahanya di Indonesia; atau
Penghapusan NPWP juga dilakukan jika dianggap perlu oleh Direktur Jenderal Pajak untuk menghapuskan Nomor Pokok Wajib Pajak dari Wajib Pajak yang sudah tidak memenuhi persyaratan subjektif dan/atau objektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan perpajakan.
Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dilakukan apabila utang pajak telah dilunasi atau hak untuk melakukan penagihan telah daluwarsa, kecuali dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa utang pajak tersebut tidak dapat atau tidak mungkin ditagih lagi antara lain karena:
1. Wajib Pajak orang pribadi meninggal dunia dengan tidak meninggalkan warisan dan tidak mempunyai ahli waris atau ahli waris tidak dapat ditemukan; atau
2. Wajib Pajak tidak mempunyai harta kekayaan.
Direktur Jenderal Pajak setelah melakukan pemeriksaan harus memberikan keputusan atas permohonan penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dalam jangka waktu 6 (enam) bulan untuk Wajib Pajak orang pribadi atau 12 (dua belas) bulan untuk Wajib Pajak badan, sejak tanggal permohonan diterima secara lengkap.
Apabila jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (3) telah lewat dan Direktur Jenderal Pajak tidak memberi suatu keputusan, permohonan penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak dianggap dikabulkan.
Dalam hal permohonan Wajib Pajak dianggap dikabulkan, Direktur Jenderal Pajak harus menerbitkan surat keputusan penghapusan Nomor Pokok Wajib pajak dalam jangka waktu paling lama 1 (satu) bulan setelah jangka waktu 6 bulan atau 12 bulan tersebut berakhir.
Dasar Hukum :
1. Pasal 2 Undang-undang Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan
2. Peraturan Menteri Keuangan No. 20/PMK.03/2008 tentang Jangka Waktu Pendaftaran Dan Pelaporan Kegiatan Usaha, Tata Cara Pendaftaran Dan Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak, Serta Pengukuhan Dan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak tanggal 6 Pebruari 2008.