Dibuka PELUANG WARALABA AYAM PENYET JOGJA-JOGJA. Pilihan bisnis Tepat Saat ini. Miliki Passive Income dari Usaha Anda sendiri. Anda memiliki Usaha Tanpa harus repot dengan pengelolaan yang ribet. Anda tinggal terima hasil setiap bulannya. INFO WARALABA : TELP/WA.0857.9928.1950
CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM
Monday, August 1, 2011
Suksesnya Berjualan Sate Kambing
Te sate.. hayo? Siapa mau beli sate. Sate merupakan makanan yang berupa potongan daging yang ditusuk dengan menggunakan uratan babmbu yang sebesar lidi kemudian dibakar atau dipanggag diatas arang. Nah berikut ini ada tisp tentang cara berjualan sate kambing.
Ada berbagai macam jenis hewan yang dibuat sate seperti ayam, kelinci, kambing dan lain-lain. Sate yang dapat dinikmati dengan bumbu kacang dan bumbu kecap.
Tips Sukses Berjualan Sate Kambing
Dari berbagai macam sate yang ada, sekarang yang akan kita bahas adalah tentang cara berjualan sate kambing. Sate kambing biasanya dijual bersama dengan gulai kambing atau sup, yang terbuat dari beberapa campuran kikil dan tulang kambing. Bagian-bagian yang digunakan sebagai sate ialah bagian yang lebih enak dan empuk seperti paha.
Mengolah kambing memerlukan kehati-hatian agar daging sate tidak meninggalkan bau yang kuat dan daging sate tidak keras. Sebelum proses pemanggangan sebaiknya daging kambing dibungkus dengan daun pepaya agar daging menjadi lebih lunak. Daging kambing tua lebih keras disbanding dengan kambing muda. Usia kambing muda yang baik untuk dibuat sate adalah kisaran 3-5 bulan.
Penjual sate biasanya mendagangkan satenya di dekat pasar, pinggir jalan, perumahan, sekitar kampus bahkan di perumahan. Terkadang antar penjual sate mempunyai aturan sendiri bahwa untuk beberapa wilayah tertentu harus ada satu pedagang saja. Apabila Anda akan membuat usaha sate kambing maka Anda harus memperhatikan wilayah sekitar, agar nantinya tidak saling merugikan.
Peralatan yang dibutuhkan untuk berjualan sate kambing adalah tenda, gerobak, meja kursi, pisau, pemanggang dan kipas dari bambu. Beberapa peralatan makan seperti piring, sendok, mangkuk, gelas dan garpu. Membuat tendapun harus diperhatikan sesuai dengan tempat dan seberapa besar adanya pembeli. 2 atau 3 meja dengan kursi berjumlah 6-10 kursi.
Pemilik usaha dapat turun tangan langsung dalam melayani pelanggan atau juga dapat memperkerjakan beberapa pekerja. Pekerja dapat bertugas dalam membakar sate ataupun melayani pelanggan. Para karyawan sebainya dilatih terlebih dahulu agar mengerti tingkat kematangan daging yang tepat.
Dalam masalah promosi kita dapat membuat spanduk yang bertuliskan jenis bisnis yang dijual mengelilingi tenda atau gerobak. Dalam tulisan spanduk bisa diberi gambar sate yang menarik dan menggugah selera agar dapat menarik minat pelanggan. Promosi juga dapat menggunakan brosur yang sebarkan, isian bisa berisi menerima pesan antar, melayani pesanan sate dan kambing guling untuk acara ulang tahun, pernikahan, pengajian dan sebagainya.
Harga setiap porsi yang berisi 10 tusuk bisa dihargai sekitar Rp. 10 ribu sampai Rp. 12 ribu. Harga tersebut belum termasuk dengan lontong atau nasi. Harga nasi dan lontong sekitar Rp. 2 ribu seiap porsinya. Harga gulai kambing sekitar Rp. 8 ribu setiap porsi.
Resiko yang ada dalam berbisnis sate adalah banyaknya saingan karena banyak sekali yang menjual makanan serupa. Harga dan kualitas yang diberikan oleh pedagang berbeda-beda dan memiliki variasi tersendiri sehingga pengusaha baru harus bisa mencari ide dan celah supaya bisa dengan mudah bersaing.
Inilah beberapa tips cara berjualan sate kambing yang bisa dicoba:
Menjaga agar kualitas dan rasa sate kambing tetap terjaga, memiliki rasa yang lezat dan empuk dagingnya. Dengan daging yang empuk maka anak-anak dan orang dewasa bisa menikmatinya dengan mudah.
Lokasi tidak menentukan potensi dalam berbisnis sate. Karena makanan ini tergolongan sebagai makanan kelas menengah atas. Sebab harga dalam satu porsi cukup mahal untuk sebagian orang. Beberapa tempat yang strategis misalnya perumahan, pusat perbelanjaan dan juga perkantoran.
Menjalin suatu kerjasama dengan para supplier. Seperti pada saat hari besar keagamaan harga daging kambing mengalami kenaikan harga sebab banyak sekali permintaan dari masyarakat. Menjalin kerjasama dengan rumah pemotongan hewan atau peternak kambing agar dapat meminimalisir kekurangan bahan baku dan kenaikan harga.
Itulah cara agar dapat menggeluti usaha sate kambing. Semoga tips diatas dapat menambah pengetahuan dan manfaatnya bisa kita dapatkan. Semoga dapat berbisnis sate kambing dengan sukses.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment