Peluang Usaha Jualan Nasi Goreng
Selamat datang kami ucapkan kepada pengunjung setia dari blog peluang usaha ini, pada kesempata kali ini kami ingin membagikan sebuah ulasan peluang usaha yang berkaitan dengan bisnis jualan makanan. Makanan tersebut ialah nasi goreng, siapa sih yang tidak kenal dengan makanan sejuta umat ini.
Nasi goreng hingga saat ini belum di ketahui dari mana asal muasalnya, ada yang mengatakan bahwa makanan ini berasal dari Tiongkok, ada juga yang mengatakan nasi goreng merupakan makanan asli Indonesia. Namun yang pasti nasi goreng merupakan makanan yang cukup familiar dan tersebar di berbagai penjuru dunia.
Peluang Usaha Jualan Nasi Goreng Analisa Modal dan Keuntungan
Untuk usaha nasi goreng sendiri terbilang cukup ramai, hampir di semua daerah dan lokasi ada saja warung atau pedagang yang menjual nasi goreng. Makanan yang satu ini cukup di sukai semua golongan dan tidak memandang status sosial, nasi goreng sendiri sama halnya dengan bakso, dapat kita temui dimana saja.
Melihat hal tersebut, prospek usaha jualan nasi goreng cukup menjanjikan selama kita mau berusaha dan memenangkan persaingan. Bagi anda yang memang berminat mendirikan usaha jualan nasi goreng alangkah baiknya membaca beberapa hal berikut ini.
Peluang Usaha Jualan Nasi Goreng
1. Tempat Usaha Nasi Goreng
Hal pertama yang wajib anda perhatikan ialah tempat usaha anda berjualan nasi goreng. Sebelum memulainya anda harus memastikan dimana anda nanti menjual nasi goreng. Untuk tempat usaha ini pastikan memilih lokasi yang strategis dan dekat dengan keramaian. Jika anda memiliki modal yang cukup maka anda bisa membuka warung nasi goreng, namun jika modal yang anda punya pas-pasan maka anda dapat menjualnya menggunakan gerobak dorong dan dapat anda jajakan di tempat yang ramai.
2. Perlengkapan Usaha Nasi Goreng
Perlengkapan usaha ini masuk dalam modal usaha yang mana modal yang di butuhkan untuk membeli perlengkapan tergantung dari jumlah dan jenis perlengkapan. Sebenarnya perlengkapan yang dibutuhkan untuk membuka usaha nasi goreng tidak berbeda jauh dengan usaha makanan lainnya. Ini dia beberapa barang yang di butuhkan.
- Gerobak/Etalase : Rp. 2.500.000
- Kompor dan Tabung Gas : Rp. 300.000
- Peralatan Masak : Rp. 200.000
- Peralatan Makan : Rp. 200.000
- Meja kursi: Rp. 200.000
- Lain-Lain 200.000
- Kisaran total modal : Rp. 3.600.000
Untuk modal awal sebenarnya cukup bervariasi tergantung tersedia tidaknya barang tersebut, selain itu tergantung juga dengan keahlian anda. Misalnya jika anda bisa membuat gerobak sendiri, maka anda bisa memangkas modal untuk membeli gerobak hingga Rp. 1.500.000. Selian itu anda juga bisa meminimalisir modal apabila memiliki perlengkapan tersebut di rumah anda.
3. Cita Rasa Nasi Goreng
Hal yang paling di utamakan oleh pembeli ialah rasa, dimana jika rasa dari nasi goreng tersebut enak maka dapat di pastikan jika pembeli akan suka dan menjadi pelanggan tetap anda. Maka dari itu buatlah nasi goreng yang penuh dengan cita rasa dan di sajikan sekreatif mungkin dengan tambahan berbagai bahan yang membuat tampilan nasi goreng tidak membosankan.
Kami rasa 3 hal di atas merupakan hal pokok yang harus anda perhitungkan matang-matang. Dengan perhitungan serta planing yang tepat maka usaha jualan nasi goreng anda akan laris manis, semoga saja ya...
Semua usaha pasti ada resikonya, termasuk usaha nasi goreng ini, Resiko berjualan nasi goreng ialah turunnya jumlah konsumen ketika hujan turun, persaingan yang ketat, kalah promosi dan hal lainnya yang bersangkutan.
Kami rasa cukup sekian yang dapat kami bagikan, semoga saja dapat mengispirasi anda, jangan lupa untuk membaca ulasan peluang usaha lainnya hanya di blog ini, terimakasih telah berkunjung dan membaca Peluang Usaha Jualan Nasi Goreng.
Dibuka PELUANG WARALABA AYAM PENYET JOGJA-JOGJA. Pilihan bisnis Tepat Saat ini. Miliki Passive Income dari Usaha Anda sendiri. Anda memiliki Usaha Tanpa harus repot dengan pengelolaan yang ribet. Anda tinggal terima hasil setiap bulannya. INFO WARALABA : TELP/WA.0857.9928.1950
CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM
Tuesday, February 21, 2012
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng Agar Sukses dan Menguntungkan
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng Agar Sukses dan Menguntungkan
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng - Memulai usaha saat ini bisa di lakukan oleh siapa saja dengan jenis bisnis apa saja. Salah satu jenis bisnis yang sangat potensial untuk di jalankan adalah usaha jualan nasi goreng. Usaha yang satu ini masuk dalam jenis usaha kuliner makanan padat, yakni makanan yang mengenyangkan. Sejak dahulu, usaha bidang kuliner memang cukup bagus untuk di jalankan, mengingat arti dari kuliner sendiri adalah makanan. Dimana makanan adalah kebutuhan pokok bagi makhluk hidup termasuk manusia.
Nasi goreng merupakan makanan yang tidak asing lagi di telinga kita, dari sabang hingga merauke pasti mengenal makanan yang satu ini. Bahkan nasi goreng merupakan salah satu dari sekian makanan terlezat di Dunia dan di Indonesia. Asal mula nasi goreng sendiri tidak begitu jelas, ada yang mengatakan nasi goreng berasal dari negara Tiongkok dan ada pula yang mengatakan jika nasi goreng berasal dari Indonesia. Namun dari mana asalnya yang jelas nasi goreng sudah di kenal di seluruh dunia dan merupakan makanan sejuta umat.
Usaha nasi goreng sendiri bukanlah usaha yang harus di dirikan dengan modal awal yang besar, karena nasi goreng sendiri merupakan makanan sejuta umat, tidak hanya orang kaya, namun kalangan bawah juga bisa makan nasi goreng. Itu karena harga nasi goreng sendiri tidak semahal makanan restoran, dengan biaya 10 ribu saja kita sudah bisa menikmati lezatnya nasi goreng.
Apabila anda tertarik memulai usaha yang satu ini, kami akan membagikan beberapa tips sukses usaha jualan nasi goreng, berikut ini beberapa tipsnya, siapa tahu bermanfaat bagi anda.
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng Agar Sukses dan Menghasilkan
1. Tempat Berjualan / Lokasi Usaha
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, nasi goreng merupakan makanan yang tidak memandang status sosial, siapa saja suka dengan nasi goreng. Melihat hal tersebut, anda tidak perlu memperhitungkan masalah tempat usaha. Yang terpenting jualah nasi goreng di tempat-tempat yang ramai, seperti di dekat jalan raya. Anda bebas menjual nasi goreng, mau menggunakan gerobak atau mendirikan rumah makan nasi goreng. Sesuaikan saja dengan modal yang ada, agar usaha bisa berjalan lancar.
2. Perlengkapan Usaha Nasi Goreng
Apa saja perlengkapan usaha nasi goreng? Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan perlengkapan usaha kuliner lainnya. Yang jelas di butuhkan perlengkapan memasak dan fasilitas pendukung lainnya. Perlengkapan usaha ini jelas membutuhkan modal atau biaya untuk membelinya, namun anda bisa meminimalisir biaya dengan cara menggunakan perangkat memasak anda di rumah. Beberapa yang di butuhkan adalah :
- Gerobak/Etalase : Rp. 2.500.000,-
- Kompor Gas dan Tabung Gas : Rp. 300.000,-
- Peralatan Masak : Rp. 300.000,-
- Peralatan Makan : Rp. 200.000,-
- Fasilitas : Rp. 200.000,-
- Lain-lain : Rp. 200.000,-
Kisaran modal awal yang di butuhkan dalam memulai usaha ini sekitar Rp. 3.700.000,-. Namun itu bukanlah angka pasti, harga barang bisa saja berubah, semua tergantung dari jenis barang dan spesifikasinya. Selain itu apabila anda memulai usaha ini dengan tempat usaha berbentuk bangunan, maka anda membutuhkan modal yang lebih besar dari modal di atas, bisa sampai 15 atau bahkan 20 Jutaan.
3. Rasa Nasi Goreng
Enak merupakan ungkapan positif dari konsumen kepada anda, apabila pembeli mengatakan nasi goreng anda enak, maka bisa di pastikan pembeli akan datang kembali keesokan harinya. Sehingga inti dari usaha nasi goreng, anda harus membuat nasi goreng dengan cita rasa yang lezat, kalau bisa lebih lezat dari pada pesaing-pesaing anda. Selain itu, anda juga harus kreatif dalam menyajikan nasi goreng, anda bisa menyajikan dengan hiasan atau dengan tampilan yang terkesan unik atau mewah. Selain itu anda juga bisa menambah variasi rasa dari nasi goreng tersebut.
4. Harga Nasi Goreng
Selain rasa, harga juga menjadi faktor penting di dalam usaha jualan nasi goreng. Pastikan jika anda menjual nasi goreng dengan harga yang bersahabat dengan masyarakat sekitar anda. Paling tidak anda harus menjual nasi goreng dengan harga yang standar, namun tetap jaga rasa dan kualitas dari nasi goreng tersebut. Rasa lezat harga bersahabat jelas lebih di pilih banyak orang. Yang terpenting jangan sampai rugi karena menjual nasi goreng dengan harga yang terlalu murah.
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng - Memulai usaha saat ini bisa di lakukan oleh siapa saja dengan jenis bisnis apa saja. Salah satu jenis bisnis yang sangat potensial untuk di jalankan adalah usaha jualan nasi goreng. Usaha yang satu ini masuk dalam jenis usaha kuliner makanan padat, yakni makanan yang mengenyangkan. Sejak dahulu, usaha bidang kuliner memang cukup bagus untuk di jalankan, mengingat arti dari kuliner sendiri adalah makanan. Dimana makanan adalah kebutuhan pokok bagi makhluk hidup termasuk manusia.
Nasi goreng merupakan makanan yang tidak asing lagi di telinga kita, dari sabang hingga merauke pasti mengenal makanan yang satu ini. Bahkan nasi goreng merupakan salah satu dari sekian makanan terlezat di Dunia dan di Indonesia. Asal mula nasi goreng sendiri tidak begitu jelas, ada yang mengatakan nasi goreng berasal dari negara Tiongkok dan ada pula yang mengatakan jika nasi goreng berasal dari Indonesia. Namun dari mana asalnya yang jelas nasi goreng sudah di kenal di seluruh dunia dan merupakan makanan sejuta umat.
Usaha nasi goreng sendiri bukanlah usaha yang harus di dirikan dengan modal awal yang besar, karena nasi goreng sendiri merupakan makanan sejuta umat, tidak hanya orang kaya, namun kalangan bawah juga bisa makan nasi goreng. Itu karena harga nasi goreng sendiri tidak semahal makanan restoran, dengan biaya 10 ribu saja kita sudah bisa menikmati lezatnya nasi goreng.
Apabila anda tertarik memulai usaha yang satu ini, kami akan membagikan beberapa tips sukses usaha jualan nasi goreng, berikut ini beberapa tipsnya, siapa tahu bermanfaat bagi anda.
Tips Usaha Jualan Nasi Goreng Agar Sukses dan Menghasilkan
1. Tempat Berjualan / Lokasi Usaha
Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, nasi goreng merupakan makanan yang tidak memandang status sosial, siapa saja suka dengan nasi goreng. Melihat hal tersebut, anda tidak perlu memperhitungkan masalah tempat usaha. Yang terpenting jualah nasi goreng di tempat-tempat yang ramai, seperti di dekat jalan raya. Anda bebas menjual nasi goreng, mau menggunakan gerobak atau mendirikan rumah makan nasi goreng. Sesuaikan saja dengan modal yang ada, agar usaha bisa berjalan lancar.
2. Perlengkapan Usaha Nasi Goreng
Apa saja perlengkapan usaha nasi goreng? Sebenarnya tidak berbeda jauh dengan perlengkapan usaha kuliner lainnya. Yang jelas di butuhkan perlengkapan memasak dan fasilitas pendukung lainnya. Perlengkapan usaha ini jelas membutuhkan modal atau biaya untuk membelinya, namun anda bisa meminimalisir biaya dengan cara menggunakan perangkat memasak anda di rumah. Beberapa yang di butuhkan adalah :
- Gerobak/Etalase : Rp. 2.500.000,-
- Kompor Gas dan Tabung Gas : Rp. 300.000,-
- Peralatan Masak : Rp. 300.000,-
- Peralatan Makan : Rp. 200.000,-
- Fasilitas : Rp. 200.000,-
- Lain-lain : Rp. 200.000,-
Kisaran modal awal yang di butuhkan dalam memulai usaha ini sekitar Rp. 3.700.000,-. Namun itu bukanlah angka pasti, harga barang bisa saja berubah, semua tergantung dari jenis barang dan spesifikasinya. Selain itu apabila anda memulai usaha ini dengan tempat usaha berbentuk bangunan, maka anda membutuhkan modal yang lebih besar dari modal di atas, bisa sampai 15 atau bahkan 20 Jutaan.
3. Rasa Nasi Goreng
Enak merupakan ungkapan positif dari konsumen kepada anda, apabila pembeli mengatakan nasi goreng anda enak, maka bisa di pastikan pembeli akan datang kembali keesokan harinya. Sehingga inti dari usaha nasi goreng, anda harus membuat nasi goreng dengan cita rasa yang lezat, kalau bisa lebih lezat dari pada pesaing-pesaing anda. Selain itu, anda juga harus kreatif dalam menyajikan nasi goreng, anda bisa menyajikan dengan hiasan atau dengan tampilan yang terkesan unik atau mewah. Selain itu anda juga bisa menambah variasi rasa dari nasi goreng tersebut.
4. Harga Nasi Goreng
Selain rasa, harga juga menjadi faktor penting di dalam usaha jualan nasi goreng. Pastikan jika anda menjual nasi goreng dengan harga yang bersahabat dengan masyarakat sekitar anda. Paling tidak anda harus menjual nasi goreng dengan harga yang standar, namun tetap jaga rasa dan kualitas dari nasi goreng tersebut. Rasa lezat harga bersahabat jelas lebih di pilih banyak orang. Yang terpenting jangan sampai rugi karena menjual nasi goreng dengan harga yang terlalu murah.
Friday, February 3, 2012
Inovasi Panekuk Durian Makin Kreatif
Banyak sekali pecinta buah durian di negeri ini. Tak heran banyak olahan buah durian yang dijual di masyarakat. Salah satunya yakni panekuk durian. Tingginya akan angka persaingan produk durian ini membuat pengusaha makanan ini terus mengembangkan inovasi.
Penekuk durian sudah dikenal masyarakat sejak meroket dalam beberapa tahun yang lalu. Makanan yang dibuat dari olahan buah durian ini memang banyak disukai karena rasa enak yang dimilikinya. Banyak pelaku bisnis memilih usaha ini karena sudah jelas peminatnya yang membludak. Mereka sengaja membuat panekuk yang berbeda-beda agar terlihat unik dan menarik.
Panekuk atau Pancake Durian Fefe Pancake
Panekuk yang berbeda atau unik lebih disukai masyarakat. Pengusahapun gencar melakukan inovasi. Salah satunya Ibu Ferawati Hidayat, pengusaha yang satu ini mengungkap, “ Tingginya persaingan usaha panekuk durian memang membuat jumlah konsumen kian meningkat “.
Hal ini justru membuat Ferawati yakin akan usahanya yang bisa bersaing di pasar. Untuk menyiasatinya ia membuat panekuknya dengan memakai buah durian asli dari Medan. Dalam membuat kulit panekuknya pun tak lupa ia buat lebih tipis agar cita rasa durian makin terasa. Hal ini sengaja ia lakukan agar produknya makin dikenal masyarakat.
Usaha panekuk durian ini telah berdiri sejak akhir tahun 2013 lalu. Fera mengaku awal merintis usahanya ia hanya menjadi reseller dari penekuk durian milik pengusaha lain. Melihat tingginya permintaan akan panekuk durian di tengah masyarakat membuat wanita ini langsung tergiur.
Ferapun memulai usahanya membuat panekuk durian sendiri. Yang awalnya usaha kecil-kecilan saja kini dua gerai sudah ia miliki. Gerai Fera berlokasi di daerah Jakarta. Untuk mengembangkan bisnisnnya ia juga tak lupa untuk menjalin kerjasama dengan reseller.
Hal ini dia lakukan mengingat dia yang awalnya hanya seorang reseller. Kinipun sudah puluhan reseller yang berhasil ia bidik untuk memasarkan panekuknya.
Fera sudah mampu menghasilkan kisaran 400 boks sampai 500 boks panekuk durian tiap harinya. Banyaknya produksi panekuknya tergantung dari pesanan. Dalam membuat panekuknya Fera dibantu dengan 30 karyawan.
Pancake durian fera ia namai Fefe Pancake. Harga yang ditawarkan dari pancakenya yang berisi 10 biji dipatok dengan harga Rp 125.000 per boks. Fera juga tak sulit untuk membocorkan berapa omset yang ia dapat , sekitar Rp 100 juta per bulan bisa ia kantongi. Laba bersihnyapun bisa mencapai 30% dari omzet per bulannya.
Pelaku usaha pancake yang lain yang terkenal dengan nama Legit Pancake yakni Nike Larasati juga berujar lantaran ketatnya persaingan usaha pancake membuat usahanya makin laris dari tahun ke tahun.
Wajar saja bisnis yang ia geluti saat tahun 2012 lalu memang tak seramai seperti saat sekarang. Inovasi juga tak pernah surut untuk ia lakukan agar bisnisnya tetap bertahan. Banyaknya komplain pelanggan membuatnya menjadi belajar lebih keras lagi.
Rasa yang ditawarkan juga bervariasi. Nike membuat 5 variasi rasa yaitu original, cokelat, stroberi, pandan dan panekuk durian sehat. Dia juga menjamin produknya menyehatkan karena memang tak ada bahan pengawet di dalamnya.
Dari segi harga Nita mematok harga per konsumen. Untuk para reseller dipatok dengan harga Rp 45.000 per boks. Lain dengan harga untuk konsumen ritel dibanderol Rp 70.000 per boks.
Nike mampu meraup omset per bulannya berkisar Rp 45 juta. Laba bersihnyapun dapat diperoleh hingga 20% dari omzet. Dengan memperkerjakan empat karyawan, Nita dapat membuat 1.000 boks sampai 2.000 boks panekuk durian.
Namun permintaan yang meningkat tak lantas membuat stok buah durian meningkat. Masalah jarangnya ada buah durian, karena buah ini hanya ada saat musim tertentu dan kalaupun ada harganya sangat tinggi pernah membuat Nita tidak berjualan sekitar satu bulan. Untuk menyiasatinya bisa membeli persediaan buah durian saat musim durian dan menyimpannya dalam freezer.
Inovasi panekuk durian harus terus dikembangkan karena prospek usaha ini sangat bagus untuk kedepannya. Tertarik untuk mencoba bisnis panekuk durian ini !
Thursday, February 2, 2012
Kelezatan Usaha Martabak Mini Yang Perlu Dicoba
Martabak adalah salah satu panganan yang paling banyak dicari. Kuliner martabak banyak dicari karena kelezatan rasanya. Usaha martabak sangat menarik ditahun ini.
Martabak Mini adalah salah satu sensasi baru dalam bisnis kuliner. Peluang usaha Martabak mini lebih praktis dan banyak yang suka cocok untuk di makan dengan berberapa orang tanpa hrus memotongnya. martabak mini dengan diameter 12 cm adalah bentuk martabak baru yang cocok untuk di jadikan usaha sebab lebih menarik dan belum begitu familiar bagi sebagian orang.
martabak mini
Peluang Usaha Martabak Mini sangat terbuka bagi anda yang ingin mendirikan usaha kuliner. Berikut adalah kelebihan martabak mini daripada martabak yang biasanya :
1. Dengan ukuran yang kecil, memungkinkan konsumen bisa menikmati martabak dari berbagai variant rasa dengan harga yang lebih murah. Hal yang tidak bisa dilakukan dalam martabak ukuran standar.
2. Kenyataan di lapangan, seringkali martabak yang dibeli oleh konsumen terutama konsumen dengan jumlah anggota keluarga yang kecil, tidak habis termakan. Dengan ukuran yang kecil konsumen bisa membeli martabak secukupnya.
3. Ukuran yang kecil cocok untuk konsumsi anak-anak, sehingga bisa dijadikan sebagai jajanan yang sehat dan bergizi. Terutama sebagai bekal sekolah atau jajanan di kantin sekolah.
Martabak mini biasanya di hargai Rp.3000 sampai Rp. 6000. dengan berbagai macam farian dan rasa seperti rasa Original, Blacksweet, Pandan, Durian, Mangga, Kiwi, Orange, Nangka, Pisang, Strawberry, Blueberry, Rapsberry, Keju, Coklat, Kacang, Srikaya, Jagung Manis, Kismis, dll.
Berikut Rsep Membuat Martabak Mini :
Bahan Martabak Mini :
– Sepuluh lembar kulit lumpia kualitas baik
– Lima butir telur bebek/ayam, kocok rata
– Empat batang daun bawang, iris halus
– Lima puluh gram bawang bombai, cincang halus
– minyak goreng secukupnya
Bahan Isi Martabak Mini :
– Lima butir bawang merah, haluskan
– 4 siung bawang putih, haluskan
– Dua ratus gram daging giling
– Setengah sendok teh merica bubuk
– Seperempat sendok teh cabai merah bubuk
– Satu sendok teh bumbu gulai siap beli
– Seratus ml santan kental dari 1/4 butir kelapa
– garam halus secukupnya
Cara Membuat Martabak Mini :
1. Isi : Panaskan tiga sendok makan minyak goreng, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum.
2. Masukkan daging giling, aduk hingga daging berubah warna.
3. Tambahkan merica bubuk, cabai merah bubuk, bumbu gulai, dan garam.
4. Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga daging matang dan santan habis.
5. Angkat, lalu tempatkan dlam wadah dan biarkan dingin.
6. Tambahkan daun bawang dan bawang bombai ke dalam adonan.
7. Masukkan telur kocok, aduk rata.
8. Panaskan wajan atau pan dadar di atas api kecil, beri dua hingga tiga sendok makan minyak goreng.
9. Letakkan selembar kulit lumpia, beri satu sendok makan bahan isi, lipat menyerupai amplop (jaga agar bahan isi berada di dalam lipatan). Balik jika kulit di bagian bawah sudah mulai matang. Setelah kedua sisinya kuning kecoklatan, angkat dan tiriskan.
10. Lakukan sampai bahan habis. Setiap kali akan menggoreng, tambahkan satu atau dua sendok makan minyak goreng.
Martabak mini sangat disukai oleh kaum remaja dan dewasa. Bahkan martabak mini juga sering disajikan sebagai salah satu menu utama dalam berbagai acara non formal, seperti acara ulang tahun anak-anak, resepsi pernikahan, kegiatan kantor/pabrik, pengajian, arisan dan sebagainya.
Setelah Anda membaca artikel di atas semoga dapat menambah wawasan Anda. Untuk memulai bisnis ini tak ada salahnya artikel diatas menjadi bahan acuan Anda.
Sumber : http://peluangusaha-oke.com/peluang-usaha-martabak-mini/
Wednesday, February 1, 2012
Usaha Kuliner Kaki Lima Ayam Bakar Ini Balik Modal Hanya Dalam 3 Bulan
usaha kuliner kaki limaUsaha kuliner memang tidak pernah ada matinya. Dari ide-ide sederhana dan pasaran saja, Anda tetap berpeluang besar memperoleh untung besar.
Salah satunya adalah usaha kuliner satu ini. Bayangkan saja, Anda hanya perlu waktu 2-3 bulan untuk bisa balik modal alias BEP.
Menurut Anda, kira-kira usaha apa ya? Penasaran kan? Baiklah, langsung saja kita bahas. Usaha yang akan kami bahas kali ini adalah usaha kuliner biasa yang bisa Anda jumpai di banyak tempat, yaitu usaha kuliner kaki lima ayam bakar.
Dan contoh pebisnis di bidang usaha kuliner kaki lima yang akan kami bagikan kisahnya kepada Anda adalah Mbak Vera, pemilik usaha kuliner kaki lima ayam bakar yang tinggal di Gombong Kebumen.
Ia seorang ibu muda dengan dua orang anak yang nekad membuka usaha kuliner ayam bakar karena dilatari oleh tuntutan ekonomi dalam keluarganya.
Sementara kedua anaknya sudah beranjak besar dan semakin menuntut biaya yang besar terutama untuk pendidikan, sang suami yang hanya bekerja sebagai kernet bis antar kota hanya mampu menghasilkan tak lebih dari 700 ribu tiap bulannya.
Mbak Vera harus mencari akal untuk menambah penghasilan keluarga. Yang menjadi masalah Mbak Vera tidak berpendidikan mencukupi hanya lulusan SMP. Sementara lapangan pekerjaan untuk pendidikan seperti itu jelas tidak akan mampu memberi hasil yang cukup untuk menutupi kebutuhan rumah tangganya.
Satu-satunya keahlian yang bisa dia banggakan hanyalah memasak. Sebagai ibu rumah tangga dia merasa percaya diri dengan masakannya. Selama ini beberapa tetangga dan kerabatnya sudah kerap meminta tolong untuk dimasakan karena mengakui rasa masakan Mbak Vera yang yahud. Jadi kelihatannya jalan keluarnya adalah usaha kuliner.
Ternyata pucuk dicinta ulam pun tiba. Kebetulan Mbak Vera punya kenalan seorang pedagang nasi goreng yang berencana untuk menutup usahanya saja. Si pedagang nasi goreng ini meminta tolong untuk dicarikan pembeli untuk gerobak bekas jualannya.
Tanpa pikir dua kali, mbak Vera membeli gerobak tersebut dan memutuskan membuka usaha ayam bakar. Kedainya sangat sederhana, hanya berupa sebuah tenda kecil dengan gerobak dan tungku. Jadi Mbak Vera memang tidak menyediakan tempat untuk makan diwarungnya. Dia hanya melayani penjualan untuk dibawa pulang karena keterbatasan modal.
Pada awalnya usaha ayam bakarnya sepi tanpa pembeli, tapi Mbak Vera tak habis akal. Dia tanpa malu berpromosi ke sesama wali murid ketika sedang rapat orang tua murid di sekolah, promosi ke tetangga-tetangga dekat rumahnya hingga berpromosi ke pasar setiap dia berbelanja.
Berkat keteguhannya, dalam 3 bulan saja kini usaha makanan kaki lima ini sudah menunjukan hasil luar biasa. Dalam satu hari usaha ini membutuhkan ayam hingga 8 kilo dengan keuntungan perbulannya lebih dari 3 juta rupiah. Padahal modal awalnya hanya sekitar 2 juta sudah termasuk modal kerja harian.
Luar biasa bukan? Nah, beruntungnya, kepada tim bukausahayuk.com, beliau membagikan simulasi keuntungannya.
Modal Awal :
Sewa Tempat 300.000
Gerobak 800.000
Peralatan 350.000
Total 1.450.000
Modal Kerja Harian :
Ayam 8 kilo 240.000
Bumbu 80.000
Beras 60.000
Bahan sambal 75.000
Lalapan 45.000
Kertas pembungkus 80.000
Listrik 5.000
Total 525.000
Omset per Hari
Rata-rata : 672.000
Profit Harian
Keuntungan per hari 147.000
Profit Bulanan
Keuntungan dalam 1 bulan 4.410.000
Catatan penting yang kami dapatkan dari usaha kuliner kaki 5 ayam bakar Mbak Vera ini adalah pencitraan sederhana yang Mbak Vera jalankan. Mbak Vera menampilkan kesan profesional dengan tampilan sangat “necis”.
Tampilannya yang tetap rapi dan menarik meski hanya menjajakan makanan untuk kaki lima. Ini membuat orang berkesan usaha ini profesional.
Mbak Vera juga sangat komunikatif dengan pelanggan. Ketika harga-harga naik akibat harga BBM tinggi, dengan rendah hati dia meminta maaf pada pelanggan yang datang sembari menjelaskan kalau harga-harga naik dan terpaksa menaikan harga supaya tetap untung.
Cara ini ternyata cukup efektif meredam protes pelanggan. Dan dalam waktu tidak lebih dari 2 tahun, usaha ayam bakar miliknya sudah terkenal di kota tempat tinggalnya.
Hikmah dari kisah sukses di atas adalah ternyata seseorang dengan pendidikan rendah tidak menutup kemungkinan bisa menjadi seorang pengusaha berhasil hanya dengan modal keyakinan, layanan yang optimal dan kerja keras. Anda setuju dengan pendapat ini?
(sumber gambar artikel usaha kuliner kaki lima : www.recipeshubs.com)
tags: bisnis kuliner, usaha ayam bakar, usaha ayam goreng, usaha kaki lima, usaha kuliner kaki 5, usaha kuliner kaki lima, usaha makanan kaki lima
Subscribe to:
Comments (Atom)