Ayam penyet adalah salah satu kekayaan kuliner Indonesia. Hampir masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta mengenal ayam penyet, karena merupakan makanan tradisional yang tengah naik daun. Namun siapa sangka jika produk ayam penyet juga diwaralabakan oleh perusahaan asal Malaysia, bernama Ayam Penyet AP.
Franchise Ayam Penyet ini ditawarkan dalam pameran waralaba yang berlangsung di Jakarta Convention Center bulan juni lalu. Untuk memulai bisnis ini investasi yang di tawarkan RM 545,000.00 – RM 790,000.00 (Total Investasi).
Dengan konsep resto, usaha waralaba ini menawarkan paket investasi yang sudah mencangkup hak penggunaan merek, sistem dasar operasi dan keuangan, pelatihan, pendampingan berkelanjutan dari pemilik waralaba, dukungan manajemen serta operasi dari mulai pemilihan lokasi, dekorasi ruangan dan sebagainya.
Mengusung nama Ayam Penyet AP Indonesian and Minang Cuisine, usaha kuliner yang didirikan tanggal 2 Maret 2009 ini, menawarkan menu andalannya yaitu ayam penyet. Selain ayam, ada juga menu lain seperti ada juga ikan lele penyet, udang penyet, empal penyet, ikan bawal hitam penyet dan ikan kembung penyet.
Setelah memiliki gerai internasional perdananya di Brunei Darusalam, saat ini pemilik usaha tengah menjajaki pasar internasional lainnya yaitu Indonesia dengan membuka peluang bisnis kemitraan/waralaba. Berkantor pusat di Jalan TTP 5/4, Taman Perindustrian Puchong No. 3, Selangor, Ayam Penyet AP telah memiliki 26 cabang yang tersebar di seluruh wilayah Malaysia dan satu cabang di Brunei Darusalam.
Menteri Perdagangan Dalam Negeri, Koperasi dan Kepenggunaan Malaysia, Dato Sri Hasan bin Malek mengharapkan produk-produk waralaba asal negaranya seperti Ayam Penyet AP ini dapat diterima masyarakat Indonesia. "Indonesia Malaysia itu kan serumpun, selera masakan kita sama, kita punya ayam penyet semoga bisa diterima. Kalau di Indonesia ada nasi uduk ditawarkan ke Malaysia juga bisa," tuturnya.
No comments:
Post a Comment