SELAMAT DATANG di WARALABA AYAM PENYET.... Ambil Peluang Usaha AYAM PENYET... SEKARANG!!!!

CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM

Monday, July 16, 2012

Warung Bakmi & Nasi Goreng


Warung Bakmi & Nasi Goreng



Kunci sukses :
Peka pada taste konsumen dan selalu gunakan bahan baku segar.

Daya tarik :
Hanya butuh Rp 500 ribu untuk menyiapkan bahan baku seperti mie, beras, dan bumbu - bumbu.

Bagaimana memulai usaha ini ?
Siapkan tempat untuk menjual, bisa teras rumah atau menyewa lokasi strategi.
Atau jika ingin berjualan keliling, maka bisa menggunakan gerobak dengan biaya pembuatan sekitar 1 juta.
Siapkan berbagai peralatan seperti piring, wajan, gelas, talenan, plastik, kertas bungkus, kursi, dan lain - lain
Cari bahan baku yang murah tetapi berkualitas
Dianjurkan pada awal penjualan. anda turun sendiri ke lapangan untuk melihat selera pasar dan mengetes rasa yang sudah anda buat apakah di minati orang. Jika seseorang sudah cocok dengan rasanya, maka mereka akan merekomendasikan ke temannya untuk mencicipi masakan anda.
Anda juga bisa menambah variasi penjualan, seperti teh botol atau minum ringan lainnya.
Untuk peningkatan pelayanan, anda juga bisa menggunakan jasa layanan antar sehingga konsumen merasa dimudahkan.
Jika penjualan sudah terlihat ramai cukup ramai, maka anda juga bisa menggunakan nama anda untuk menjadi merek masakan yang anda buat.Sehingga, usaha andaakan semakin dikenal orang.

 Apa saja peralatan yang dibutuhkan ?

 Peralatan yang digunakan tergantung dari besarnya usaha.Barang yang dibutuhkan sebagai berikut :
kompor gas
wajan
meja lipat kayu
water jug
baki
serbet
talenan
pisau
botol tempat saus
tempat bumbu
gelas
piring
dispenser
kursi
rice bucket
gerobak
dan lain - lain
Bagaimana mendapatkan dan mempertahankan konsumen?
Buatlah menu andalan, tidak harus mewah, yang penting dimasak dengan sesuatu yang berbeda dan unik.
Anda juga bisa memberi fasilitas gratis seperti minuman atau pudding sehingga akan membuat pembeli senang. Tentu saja modal pembelian bahan baku gratisan ini sudah dimasukkan ke harga jual makanannya.
atur jam buka  warung, sehingga pembeli bisa menyesuaikan.
Simulasi Bisnis Warung bakmi dan Nasi Goreng

Modal Awal
Investasi barang tetap
seperti gelas, piring, kursi, dll                Rp 3.200.000
Investasi barang tidak tetap
Bahan baku                                         Rp    500.000
Total modal awal                               Rp 3.700.000

Pengeluaran sebulan
Belanja bahan baku Rp 100.000 x 30 hari    Rp 3.000.000
Transportasi Rp 10.000 x 30 hari                 Rp    300.000
Gaji karyawan @ Rp 750.000 x 2 orang      Rp 1.500.000
Total pengeluaran sebulan                       Rp 4.800.000

Pemasukan sebulan
Asumsi pendapatan harian
@ Rp 7.000 x 50 porsi                              Rp     350.000
Pendapatan perbulan
Rp 350.000 x 30                                       Rp 10.500.000

Keuntungan perbulan :
Rp 10.500.000 - Rp 4.800.000 = 5.700.000
Balik modal : kurang dari 1 bulan

# Hitungan di atas belum termasuk investasi tanah



Tuesday, July 10, 2012

PELUANG USAHA MIE LEZAT



Kami adalah usaha yang bergerak di bidang makanan yang baru berdiri dan berencana untuk berbagi dengan siapa saja yang ingin memperoleh pemasukan tambahan atau membantu anak, keluarga, saudara, pembantu, karyawan ditempat anda tinggal maupun lingkungan pekerjaan.

Dengan adanya usaha ini diharapkan akan dapat membantu orang-orang disekitar kita dengan cara menyerap banyak tenaga selain mendapatkan laba dari usaha yang di rintis melalui usaha ini.

Saat ini kami mempunyai usaha bernama MIE LEZAT, berdiri sejak 2014 dan berawal dari hanya berjualan Mie Ayam. Hal yang menonjol dari usaha kami adalah Mie kami dibuat sendiri dengan resep istimewa yang tidak menggunakan pengawet dan bahan kimia serta di jamin halal yang merupakan warisan teman-teman kami yang sudah malang melintang di dunia makanan.

Alhamdulilah di awal tahun 2015 usaha kami memperoleh hasil yang cukup menggembirakan, sehingga Pada bulan Juni 2015 ini kami berencana untuk mengembangkan usaha dengan bekerjasama dengan siapa saja dengan nama dagang MIE LEZAT.

Buat Anda yang ingin membuka usaha Mie Ayam di sekitar tempat tinggal Anda, dengan keuntungan minimum kurang lebih 600 ribu – 4 juta/ bulan untuk 1 gerobak. (Tergantung penjualan) Usaha ini beresiko kecil, tidak harus membuka kios yang membutuhkan biaya banyak. Bayangkan apabila anda mempunyai 10 gerobak, bayangkan berapa keuntungan yang anda dapatkan dalam sebulan?.

Apabila anda memiliki tempat yang stategis di dalam komplek/perumahan/pemukiman, maka anda dapat memanfaatkan garasi anda untuk membuka usaha, atau di dalam kantin sekolah maupun rumah sakit untuk anda yang berkerja di lingkungan tersebut, dan bagi anda yang mempunyai tempat di dalam lingkungan perkantoran maupun di dalam Mall maupun Pusat Perbelanjaan manfaatkan tempat anda untuk mendapatkan tempat strategis tersebut.

Dan apabila letak tempat anda tidak strategis janganlah berkecil hati, manfaatkan jasa antaran untuk menjangkau pembeli, hal ini sudah kami rasakan sendiri dengan lokasi yang tidak strategis pun bisa memperoleh keuntungan yang lumayan yaitu dengan memanfaatkan jasa pesan antar.

Untuk itu jangan tunda waktu anda untuk meraih Passive Income yang akan terus mengalir. Usaha ini tidak beresiko dan sangat menguntungkan, usaha ini akan menjadi tambahan bagi  anda nantinya.

Siapa pun Anda, dengan latar belakang yang berbeda-beda, bisnis ini tidak rumit, mudah dijalankan dan mendapatkan keuntungan yang kita inginkan bersama. Jika Anda tertarik dengan kesempatan yang kami tawarkan. Jangan ragu untuk ambil kesempatan ini untuk memulai usaha.

Tuesday, July 3, 2012

Usaha Bakso Bakar, Untungnya Makin Membara


Bakso berkuah udah biasa lain dengan yang ini yakni bakso bakar. Anda berminat dengan usaha bakso bakar yang katanya untungnya semakin membara. Yuk kita lihat sama- sama dalam artikel berikut ini.

Ditengah tingginya persaingan bisnis bakso di tengah masyarakat banyak bermunculan bakso yang unik dan berbeda. Salah satunya yakni bakso bakar. Bakso yang dibakar ini menyedot pecinta makanan ini makin membludak.

Bakso makanan yang dibuat dari bulatan daging ini memang sudah menjadi makanan khas Indonesia. Makanan yang dibuat dari campuran tepung tapioca, terigu dan bumbu yang ditambah daging sebagai bahan utama dan dibentuk bulat-bulat memiliki rasa yang enak. Dalam pembuatannya juga memakai daging, bisanya daging yang dipakai menggunakan daging sapi, daging ayam ataupun daging ikan segar.

Akhir-akhir ini penikmat bakso di tanah air makin meningkat. Membludaknya pengusaha bakso sudah bukan fonomena yang baru lagi. Mereke menjajakan bakso dari pedagang kaki lima hingga restoran yang mewah. Memang pecinta makanan ini bukan hanya kalangan masyarakat bawah kalangan masyarakat ataspun juga banyak.

Bakso yang ditawarkan beranekaragam variasi, rasa dan bentuknya. Tak heran makanan ini masih tetap menjadi makanan primadona di masyarakat.

Pengusaha baksopun banyak yang gencar melakukan inovasi terhadap bakso buatannya. Salah satunya adalah pemilik Bakso Kaget. Menu keunggulan dari usaha bakso ini adalah bakso bakar. Usaha yang didirikan sejak enam bulan yang lalu ini telah berkembang cepat. Usaha kemitraanpun turut ditawarkan. Kini telah ada dua mitra yang digait yakni mitra dari Tangerang dan mitra di Cibubur.

“ Keunggulan bakso bakkar ini terletak di saus baksonya, “ujar Sari Sumiati. Marketing Bakso Kaget Indonesia ini mengklaim “saus bakso kami sangat unggul karena memiliki tiga jenis saus yaitu saus kacang, saus mayonnaise dan lada hitam” katanya.

Untuk kemitraan Bakso Kaget mematok dengan biaya investasi senilai Rp 15 juta. Dari biaya tersebut mitra akan memperoleh peralatan pendukung usaha seperti kompor, booth, alat panggangan, banner dan seragam operasional.

Bakso kaget ini sangat berbeda dengan bakso yang lain dalam hal penyajiannya. Pada umumnya bakso disajikan dengan sebuah mangkuk, namun bakso ini justru menggunakan berupa wadah kertas sekali pakai. Dengan memakai konsep take away, fasilitas seperti mangkuk, meja dan kursi akan diberi gratis

Mitra juga diwajibkan untuk membeli bakso dari pusat, hal ini bertujuan untuk menjaga cita rasa dan kualitas bakso. Harganyapun dipatok dengan harga Rp 900 per butir. Untuk bakso bakar sendiri dibanderol Rp 40.000 untuk 150 porsi bakso . Untuk bumbu bakso dengan variasi rasa harganyapun juga berbeda. Bumbu mayonnaise dihargai Rp 94.000, begitupun saus kacang dan lada hitam Rp 57.000.

Menu yang lain juga disediakan seperti mie yang dipatok dengan harga Rp 6.000 per bungkus untuk 10 porsi. Daun selada dan irisan tomat juga tak lupa disajikan dalam tambahan bakso.

Dengan harga bakso Rp 8.000 per porsinya mitra ditargetkan dapat menghabiskan kurang lebih 80 porsi bakso. “ Dengan target itu mitra tentu akan memperoleh omzet sebesar Rp 640.000 tiap harinya,” ujar Sari. Modalpun akan dapat kembali dalam 3-4 bulan.

Biaya royaltipun tak ada dalam kemitraan ini. Tertarik untuk bergabung dengan bakso kaget ini !

Disekitar anda sudah ada usaha bakso yang seperti ini ! Jika belum ada, tak ada salahnya untuk Anda coba ! Usaha bakso bakar ini labanya membara lo,, hehe . Semoga artikel di atas bermanfaat dan berguna untuk Anda di kemudian hari. Semoga sukses :)


Monday, July 2, 2012

Melongok Bisnis Rumah Makan Ayam


Olahan ayam banyak disukai masyarakat dari anak kecil hingga dewasa. Rasa ayam yang enak,gurih serta lezat membuat peluang bisnis rumah makan ayam sangat menjanjikan.

Peluang usaha kuliner makanan olahan ayam selalu banyak yang menyukai. Bisnis tersebut tetap menjadi pilihab bagi para pelaku usaha kuliner dan makanan. Kuliner olahan ayam juga semakin menjamur dikarenakan banyak pemain menawarkan kemitraan atau waralaba. Salah satu yang menangkap peluang ini adalah Melby Baradja pemilik usaha Rumah Makan Ayam di Bintaro Jakarta Selatan. Restoran Ayamnya ini telah berdiri sejak tahun 2004.

Hingga sekarang Melby telah mempunyai dua cabang Rumah Makan Ayam yang berada di Bintaro dan Bogor. Rumah Makannya ini menawarkan menu utama berupa ayam goreng presto, ayam goreng sambal, iga goreng, daging kambing goreng, dan gulai kambing. Sedangkan minumannya ada kopi panas, kopi susu, es lemon tea, es jeruk, dan green tea. Makanan dan minuman ini harganya dari 16ribu hingga 20ribu perporsinya.

Makanan hasil racikannya ini mempunyai keunggulan pada citarasanya yang khas dan gurih. Selain itu, bahan baku ayamnya juga hasil peternakan sendiri. Demi kenyamanan pengunjung, desain restoran juga dibuat senatural mungkin. Dia memakai bambu, termasuk juga di dalam ruangan. Omzetnya ditargetkan mencapai Rp.81.000.000 perbulannya. Dengan catatan, bisa meraup omzet rata-rata Rp.2.700.000/hari.

Apakah Anda mulai tertarik dengan usaha ini ! Peluang usaha ini bisa Anda coba sebagai peluang untuk sukses. Salam sukses..

Sumber : http://bukausaha.com/peluang-bisnis-rumah-makan-ayam-560

Sunday, July 1, 2012

Peluang Bisnis Susu Kedelai, Mudah Memulainya


Kedelai saat ini sangat dikenal sebagai bahan baku tahu dan tempe. Tapi sebenarnya, bukan hanya tempe dan tahu saja yang bisa dihasilkan dai kedelai. Kedelai juga bisa dijadikan produk susu kedelai.

Kedelai terbukti berkasiat bisa menyembuhkan beraneka ragam penyakit. Kandungan gizi yang sedemikian rupa, menjadikan kedelai layak dijadikan bahan utama konsumsi masyarakat

Karena itulah, peluang usaha susu kedelai ini menjadi menarik. Selain kandungan gizi yang demikian baik, susu kedelai ternyata sangat nikmat. Selain rasa asli kedelai, susu kedelai ternyata juga bisa ditambah sari buah untuk mendapatkan rasa yang beraneka ragam. Sebut saja saat ini ada susu kedelai rasa strawberry, jeruk, dll

Cara memulai bisnis susu kedelai tidak sulit. Anda hanya membutuhkan satu mesin pembuat susu kedelai. Harganyapun terjangkau. Anda bisa mendapatkan alat ini di Susu Kedelai .net

Susu kedelai bisa dikemas dalam bungkus plastik, atau bisa juga dalam bentuk CUP. Jika ingin dikemas dalam kemasan cup, Anda bisa mendapatkan mesin cup sealer di MesinPengemas .com

Sebagai referensi, salah satu pengusaha susu kedelai di Malang, bisa menghasilkan 40-50 bungkus susu per kg kedelai. Harga susu per bungkus Rp 1000. Profit per kg kedelai mencapai Rp 30.000. Pemasaran masih dengan cara tradisional di pasar. Jika dikelola dengan baik, pasti bisnis susu kedelai tersebut bisa menghasilkan omzet dan keuntungan yang besar

Monday, June 25, 2012

Peluang Usaha Nasi Goreng


Peluang Usaha Nasi Goreng



Kendati diketahui sudah banyak dijalankan oleh berbagai kalangan di berbagai daerah namun diketahui bahwa peluang usaha nasi goreng sendiri masih terhitung sebagai salah satu peluang usaha yang prospektif dan menjanjikan, hal tersebut diketahui karena peluang usaha atau bisnis tersebut membuat makanan yang masih dapat terus dikembangkan oleh kalangan manapun hingga saat ini. Ya, sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bawa makanan seperti nasi goreng sendiri merupakan produk makanan yang dapat dikatakan sangat merakyat dan juga akan selalu disukai oleh berbagai kalangan tanpa terkecuali, rasanya yang khas memang menjadi salah satu daya tarik tersendiri dari makanan yang menggunakan bahan baku nasi sebagai makanan pokok orang Indonesia tersebut.

Peluang Usaha Nasi Goreng

Dan hingga saat ini memang diketahui bahwa makanan seperti nasi goreng sendiri memang sudah sangat banyak dikembangkan oleh berbagai kalangan hingga menghasilkan varian rasa yang bermacam-macam, mulai dari rasanya hingga variasi bahannya yang pada saat ini mungkin sudah sangat bermacam-macam menggunakan banyak bahan tambahan, sehingga tak heran jika pada saat ini makanan seperti nasi goreng sendiri sudah sangat bervariasi. Selain itu, sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa makanan seperti nasi goreng sendiri pada saat ini sudah sangat mudah kita temukan di berbagai tempat, mulai dari di pinggiran jalan, grobakan keliling, hingga di berbagai resto atau rumah makan yang tentunya memiliki varian dan ragam yang berbeda-beda.

Modal Usaha Jualan Nasi Goreng
Akan tetapi walaupun begitu tetap saja peluang usaha atau bisnis jual nasi goreng sendiri hingga saat ini masih terhitung prospektif dan menjanjikan, karena memang untuk urusan makanan akan selalu memiliki kutipan bahwa lain koki lain masakan, sehingga tak perlu takut untuk bersaing selama pelaku usahanya mampu mengembangkan resep yang berbeda namun tentunya masih akan terasa enak serta dapat diterima di lidah masyarakat pada umumnya. Untuk dapat menjalankan segmen usaha atau bisnis yang bergerak di bidang kuliner atau makanan tersebut diketahui tidak selalu membutuhkan investasi modal awal yang besar, terlebih jika memang usaha jual nasi goreng tersebut akan diajalankan dirumah sebagai segmen usaha rumahan yang dapat menggunakan berbagai macam fasilitas yang ada terlebih dahulu.

Peluang Usaha Nasi Goreng

Sehingga untuk peluang usaha nasi goreng tersebut dapat dijalankan dengan menggunakan investasi modal awal yang tidak terlalu besar, namun sebelum merealisasikan segmen usaha atau bisnis kuliner tersebut tentu ada baiknya jika anda mengembangkan resep nasi gorengnya terlebih dahulu hingga mendapatkan sebuah resep yang benar-benar pas, lakukan juga analisa usaha agar anda dapat mengetahui tingkat kompetitor yang ada di area wilayah tersebut. Beberapa resep dapat anda peroleh dengan mudah melalui media online seperti situs atau webisite pada saat ini yang kemudian dapat anda kembangkan sendiri sebelum akhirnya berjualan, bahkan diketahui bahwa sebenarnya untuk dapat membuat makanan seperti nasi goreng membutuhkan teknik tertentu agar dapat menghasilkan makanan yang berkualitas.

Setelah semua persiapan tersebut sudah anda miliki maka barulah merealisasikan usaha atau bisnis di bidang kuliner atau makanan tersebut, dan ada baiknya bahwa menu nasi yang disajikan merupakan menu lengkap mulai dari nasi goreng original atau nasi goreng biasa pada umumnya hingga berbagai macam varian nasi goreng yang menggunakan bahan tambahan seperti nasi goreng kambing, nasi goreng seafood, atau nasi goreng super pedas dan menu lainnya. Demikian di atas tadi adalah sedikit ulasan mengenai peluang usaha nasi goreng yang telah kita ketahui bersama, semoga sedikit informasi peluang usaha makanan di atas dapat membantu serta dapat bermanfaat untuk anda semuanya.

Thursday, June 14, 2012

Cermat Mengolah Merek Agar Tidak Mati Penyesuaian Produk Tidak Boleh Merusak Citra-Sub


Ibarat mahluk hidup sebuah merek atau produk bisa mati. Bagaimana
bisa mempertahankannya? Lalu, sejauh mana konsep standarisasi produk
bisa dikembangkan?
Himawan Wigjanarko, pengamat pemasaran dari Jakarta Consulting mengungkapkan, satu hal yang tak pernah boleh terlewatkan dalam pemasaran, atau dalam bidang bisnis apapun adalah filosofi daur hidup. Yakni, lahir, tumbuh, menua dan mati. Tetapi mati bisa dihindari atau digantikan dengan tumbuh kembali, jika pelakunya mampu melakukan revitalisasi.
Dengan kata lain, pada hakekatnya sebuah merek atau produk punya life circle. Ada suatu masa di mana merek atau produk bisa mati. Namun, kematian sebuah merek atau produk bisa dihindari kalau pemilik merek atau produk bisa meniupkan kembali roh dengan cara revitalisasi. Misalnya dengan inovasi atau berbagai cara lain.
Pengalaman seratus tahun silam Henry Ford melahirkan Ford T bisa menjadi pelajaran berharga. Ketik dia meluncurkan Ford T, Henry mempertahankan kesuksesan pemasarannya dengan mengurangi harga secara terus-menerus. Ia masih memakai pola pikir yang sangat berorientasi produk. Bahkan ia berujar, "konsumen boleh membeli Ford T warna apa saja, asal berwarna hitam."
Konsepnya adalah produk masal, harga rendah, daur hidup lama. Menurut Himawan, untuk situasi dan kondisi pemasaran mobil pada saat itu, dia tidak salah. Sampai akhirnya datang para kompetitornya, yang sebenarnya harganya lebih mahal. Para konsumennya mulai mempunyai pilihan, kemudian meninggalkannya. Dan Ford T yang legendaris itu pun harus dihentikan produksinya. Daur hidupnya telah sampai pada batas akhir, tidak ada revitalisasi, dan mati. Pasar pun semakin matang. Dan kini telah terfragmentasi, yang diramaikan dengan aneka jenis mobil dalam berbagai merek.
Menurut Himawan, hampir semua produk mengalami hal yang sama. Dahulu, paparnya, sepatu hanya terbagi dua, sepatu formal dan non formal. Kemudian muncul sepatu olah raga. Dan kini untuk olah raga ada sepatu basket, jogging, sepak bola, tennis, golf, senam, dan beragam model sepatu olah raga lainnya.
Sejalan dengan semakin matang dan terfragmentasinya pasar, maka menimbulkan konsekuensi tersendiri. Sehinga terjadi semacam evolusi dari pasar masal, yang kemudian terfragmentasi dan menuntut pemasar mengambil langkah diferensiasi untuk menangkap sempalan-sempalan pasar. Daya beda (diferensiator) itu terbentuk oleh kreatifitas pemasar dalam melakukan inovasi untuk menangkap selera pasar.
Inovasi, menurut Himawan, lebih mudah diserap konsumen, jika konsumen mendapatkan nilai lebih dari produk yang digantikan dengan sesedikit mungkin merubah perilaku atau nilai yang telah dianutnya. Nilai lebih atau manfaat yang disodorkan produk baru itu bukan dalam arti obyektif, tetapi merupakan keunggulan relatif yang dirasakan oleh konsumen. Jika harus mengubah perilaku, konsumen harus benar-benar yakin bahwa produk baru tersebut memberi manfaat besar.
Mengutif studi Rogers, Himawan menjelaskan ada lima karakteristik yang dihubungkan dengan keberhasilan suatu produk baru.
1.Keunggulan relative (relative advantage). Produk baru dibandingkan dengan produk yang digantikan, tapi bukan dengan kriteria objektif, melainkan dengan keunggulan relatif di mata konsumen.
2.Kesesuaian (compability) dengan nilai yang telah melekat dalam diri si pelanggan.
3.Kompleksitasnya. Semakin sulit dimengerti semakin sulit untuk diterima.
4.Kemungkinan untuk dicoba (triability), seperti pemberian sampel.
5.Kelima, sejauh mana produk tersebut dapat terlihat oleh konsumen (obserability).
Sementara itu, mengutif juga Clancy dan Shulman yang mencatat lima alasan yang dapat menyebabkan produk baru gagal di pasar.
1. Penetapan target dan positioning yang lemah.
2. Ketidakpuasan terhadap suatu produk, yaitu kegagalan dalam memenuhi dan melebihi harapan konsumen dan melakukan penawaran yang kompetitif.
3. Kesadaran yang kurang terhadap suatu produk baru.
4. Kurangnya promosi dan distribusi.
Himawan menjelaskan, komunikasi menjadi kata kunci dalam penyebaran produk-produk inovatif. Terutama jika produk tersebut harus mengubah keyakinan, sikap, atau perilaku pemakai produk lama secara signifikan. Komunikasi one step flow masih dirasakan efektif untuk produk-produk inovatif yang bertujuan merangsang pembeli impulsif macam fast moving consumer goods. Tetapi untuk inovasi produk yang lebih kompleks seperti oven microwave yang ditujukan untuk ibu rumah tangga di kota kecil, aliran dua tahap dan komunikasi words of mouth memegang peranan cukup penting.
Diakui, inovasi mengandung resiko. Tapi inovasi dan pengambilan resiko adalah salah satu esensi dari semangat entrepreneurship yang menjadikan perusahaan membesar dan dapat bertahan dalam situasi hypercompetitive. Kembali mengutif Chan Kim dan Renee Mauborgne dalam Harvard Business Review, yang mengetengahkan tentang value innovation logic, yang ditemukan dalam perusahaan-perusahaan yang mempunyai pertumbuhan tinggi. Menurut Himawan, penganut logika model ini berasumsi bahwa mereka adalah pemain aktif yang dapat membentuk kondisi suatu industri. Berbeda dengan logika konvensional yang menganggapnya sebagai sesuatu yang given. Dalam fokus strateginya bukan sekedar melakukan benchmarking dengan kompetitornya, tetapi melakukan quantum leap untuk mendominasi pasar.
Inovasi produk dilakukan sangat tergantung kepada produknya, dinamika pasar dan strategi yang dipilih. Barang-barang teknologi secara umum perlu inovasi terus menerus. Produk pangan barangkali lebih panjang. Coca cola, teh botol inovasi dalam produknya barangkali tidak terlalu sering, tetapi inovasi dalam komunikasi pemasaran menjadi kemestian. Inovasi itu sendiri bisa dilakukan dari produknya sendiri, kemasan, penyampaian (delivery) dan komunikasi pemasarannya.
Hal-hal yang harus diperhatikan ketika melakukan inovasi produk menurut Himawan adalah Kelayakan dalam berkompetisi di pasar dan kemampuan sumber daya internal untuk mendukung produk inovatif tersebut.
Standar
Bagaimana dengan standar produk? Haruskah semua tempat sama? Menurut Himawan, standar lebih mengacu kepada standarisasi kualitas. Menurutnya, tidak harus semua tempat sama.Tetapi lebih pada konsistensi. Mc D di negara asalanya tidak jualan paket nasi dan bubur, tetapi di Asia jadi menu favorit.
Bagaimana jika daerah tertentu tidak menyukainya, misalnya karena taste-nya tidak cocok, sehingga perlu merubah rasa, menurut Himawan, bisa saja dilakukan tergantung dari kebutuhan. Tetapi, katanya, harus mempertimbangkan kelayakannya, serta didukung strategi pemasaran yang tepat.
Penyesuaian produk berdasarkan kecenderungan konsumen di daerah tertentu tidak menyalahi standarisasi asalkan, produk yang spesifik untuk daerah tertentu dapat diberi pertanda. Misalnya Sunsilk Merang, Sunsilk Santan, Sunsilk Kemiri yang mungkin tidak terdapat di belahan bumi yang lain.
Intinya menurut Himawan, terletak pada konsistensi. Yaitu, konsiten terhadap apa yang telah digariskan yang biasanya terkait dengan kualitas. Perubahan atau penyesuaian produk untuk customer tertentu tidak boleh merusah citra produk (brand image).
Memang, untuk merek-merek global di sejumlah negara, satu produk bisa berbeda taste-nya dan bisa berjalan seperti yang terjadi di produk-produk resto. Tujuan perbedaan taste adalah mengakomodasi perbedaan selera konsumen yang relatif besar di antara negara-negara. Di tingkat lokal pun (dalam satu negara) bisa dilakukan penyesuaian, jika perbedaan itu cukup signifikan.
Namun, kata Himawan, jika perbedaannya produknya cukup mencolok sebaiknya diberi nama yang berbeda walaupun masih di bawah payung merek yang sama (umbrella brand ). Karena bisa jadi, konsumen itu datang dari daerah yang jauh, yang mengenal taste dari daerahnya. Sehingga, perbedaan taste tidak menyebabkan persepsi yang salah, karena adanya merek produk yang berbeda. Selanjutnya, agar penyesuaian produk itu bisa berjalan baik, Himawan menyarankan agar pelakunya melakukan riset lebih dahulu.
Sumber : Majalah Info Franchise Indonesia
www.majalahfranchise