SELAMAT DATANG di WARALABA AYAM PENYET.... Ambil Peluang Usaha AYAM PENYET... SEKARANG!!!!

CARA MEMASAK AYAM PENYET SECARA UMUM

Wednesday, December 4, 2013

KABAR GEMBIRA BUAT KITA SEMUA

KABAR GEMBIRA BUAT KITA SEMUA. Barangkali anda atau ada kerabat atau tetangga atau kenalan anda ingin mulai usaha kuliner usai lebaran ini? Tapi belum tahu dagang apa? Atau tidak bisa masak? Simak dibawah ini:

Bisnis Apa yang Bagus?
Jawabannya:
Bisnis yang dijalankan. Bukan hanya direncanakan, diwacanakan dan ditanya-tanyakan. Tapi malah tak pernah dibuka atau tak pernah dijalankan. (Alm. Bob Sadino).
Itulah pemicu kami untuk membuka usaha kuliner ini, sekaligus berbagi kesempatan kepada mereka yang ingin memulai usaha kuliner tapi belum ada tenaga ahli untuk memasak ataupun manajemen kuliner. Karena bahan baku olahan produk kami dibuat oleh tangan ahli kuliner dengan memakai bumbu pilihan dan tanpa bahan pengawet, dengan manajemen khas kami yang sederhana.
Disini kami menyediakan bahan baku olahan bebek potong, ayam potong, dan lele, berserta sambal khas resep keluarga. Berikut skema/analisa usaha untuk produk olahan bebek potong yang sudah diungkep dengan bumbu alias tinggal digoreng atau dibakar.

Konsep GEROBAKAN Rp.8.000.000,-
Khusus  Promosi  Lebaran hanya Rp.7 juta saja.
Gerobak Bebek Kaget, alat masak, kompor+tabung gas 3 kg, cooler box, magic jar, 12 piring rotan, wadah sambal,wadah produk, capitan, 40 box sterofom, plastik, kertas minyak, buku nota, spanduk. 40 potong bebek kaget yang sudah diungkep (20 potong dada, dan 20 potong paha) = 10 ekor.

Konsep GARASI Rp.5.000.000,- (Tanpa gerobak, sementara etalase bisa dirancang sendiri, dengan item sama seperti diatas).
Khusus Promosi Lebaran hanya Rp.3,8juta.

Konsep STOK RINTISRp.2.000.000,-
Khusus Promosi Lebaran hanya Rp.1,7juta.
Produk olahan sebanyak 15 ekor bebek potong olahan = 60 potong bebek.10 ekor ayam potong olahan = 40 potong ayam. Sambal khas Bebek Kaget untuk 100 porsi.100 box sterofom, plastik, kertas minyak, buku nota, spanduk.


ESTIMASI USAHA
HARGA BELI MITRA per potong olahan Bebek Kaget Rp 13.000, sambal khas Rp 500, modal nasi per paket Rp 1000, Kotak box Rp 1000, Lalap Rp 500. Jumlah per paket Rp 16.000.

HARGA JUAL Bebek, Lalap, Sambal sebesar Rp 18.000. Nasi Rp 3.000. Maka jumlah harga jual Rp.21.000.

Asumsi per hari terjual 25 porsi atau 25 paket. Maka penjualan/ omset sebulan: Rp 21.000 x 25 porsi x 30 hari = Rp 15.750.000

MODAL OPERASIONAL
Bahan baku olahan Rp 16.000 x 25 porsi x 30 hari = Rp 12juta. Honor karyawan Rp 750.000 dan Sewa lapak Rp 500.000 (jika ada). Maka jumlah modal operasional per bulan Rp.13.250.000.

KEUNTUNGAN GEROBAKAN Rp 2.500.000 per bulan (Rp 15.750.000 - Rp.13.250.000)
MODAL KEMBALI selama 2,8 bulan. (Rp 7juta dibagi Rp 2,5juta).

KEUNTUNGAN GARASI Rp3.000.000 per bulan (Rp 15.750.000 - Rp.12.750.000)
MODAL KEMBALI selama 1,3 bulan. (Rp 3,8juta dibagi Rp 3juta)

KEUNTUNGAN STOK RINTIS Rp 2.500.000 per bulan (Rp 15.750.000 - Rp.13.250.000)
MODAL KEMBALI selama 7 minggu. (Rp 1,7juta dibagi Rp 2,5juta)

Supply Bahan Baku Olahan :Menjelang stok produk olahan habis maka dapat segera memesan kepada kami dengan layan antar ke lokasi dagangan anda. Sekali order bebek olahan tersebut sebanyak 40 potong (10 ekor) dengan ongkos kirim hanya Rp15ribu - Rp25ribu. Namun untuk promosi ini ONGKIR FREE. (Diperbolehkan pesan dibawah minimum order, dengan ketentuan ongkir sedikir berbeda).


Mitra hendaknya memiliki freezer sendiri untuk penyimpanan bahan baku bebek potong olahan tsb. Karena bahan baku kami mampu bertahan dalam freezer 30-40 hari.

Tuesday, December 3, 2013

Sukses berbisnis usaha Ayam Penyet

Meski kesuksesan hidup telah diperoleh Muhammad Rozin atau akrab disapa Pakde , tidak membuatnya merubah penampilannya yang sederhana dan bersahaja. Pakde merupakan pria pemilik warung makan ayam penyet Budhe di Bengkong, Batam, Kepulauan Riau. Berkat usaha warung makan ayam penyet inilah ia bisa membeli rumah, mobil dan berbagai keperluan hidupnya. Tidak hanya satu warung makan ayam penyet yang telah didirikan, ada beberapa rumah makan ayam penyet yang ia kelola di Batam. Pengunjungnya bisa mencapai ratusan orang per hari.

Namun siapa sangka ternyata perjalanan Pakde mendirikikan rumah makan ini cukup panjang dan berliku. Semua dilakukannya dari nol dan miskin pengalaman. Awal pertama kali Pakde hijrah ke Batam pada tahun 1965, ia tidak memiliki pekerjaan sehingga ia terpaksa harus bekerja serabutan.

Berbekal uang 625 ribu ia memulai profesi sebagai tukang ojek, uang tersebut digunakan untuk menyewa sebuah sepeda motor selama sebulan. Namun tak lama kemudian, sepeda motor yang ia sewa itu disewakan ke orang lain. Pakde hanya menerima setoran dari uang sewa ojek tersebut.

Dari hasil setoran menyewakan ojek tersebut ia jadikan modal untuk membuka warung ayam penyet. Dalam mengelola usaha warung ayam penyet ini Pakde barbagi tugas dengan isterinya, isterinya diberi tugas sebagai manajer keuangan. Modal yang ia gunakan untuk membuka usaha warung ayam penyet ini hanya 1,2 juta. Selain usaha warung ayam penyet, Pakde juga menjalankan usaha warung sembako.

Ketelatenannya menjalankan setiap usaha membuat kehidupan Pakde semakin membaik, meski ia tetap mendapatkan penghasilan dari ojek, ia memiliki penghasilan dari warung ayam penyet dan warung sembako.

Dalam mengelola usaha ayam penyet , Pakde tidak sembarangan dalam masalah bumbu. Bumbu harus 100 persen asli, tidak boleh ada campuran atau imitasi. Sehingga, rasanya tetap lezat dan membuat pelanggan kangen mencobanya lagi.

Selain masalah citarasa kiat sukses usaha warung ayam penyet tergantung juga pada lokasi. Karena itu Pakde Selalu melakukan survey lokasi-lokasi yang kira-kira strategis untuk usaha ayam penyet. Cara survey lokasi untuk usaha ayam penyet cukup sederhana, pukul 00.00 WIB ke atas, dia menyurvei lokasi yang akan didirikan usaha. Jika lokasi tersebut ramai, maka dipastikan tempat itu cocok untuk usaha dagang.

Kesuksesan pakde dengan ayam penyet tidak lepas dari kegigihan dan ketekunannya merintis usaha dan mengumpulkan modal sedikit demi sedikit. Hinga kini menjadi pengusaha ayam penyet sukses di kota Batam.
ng sangat penting dalam menjalankan bisnis ini.  Jika masih ada sisa tempat, sebaiknya nada gunakan sebagai centre of interest tujuannya agar pengunjung lebih terhibur. sebagai contoh Anda bisa menempatkan sebuah akuarium kecil yang menarik lengkap dengan hiasannya, dan terdapat ikan - ikan kecil yang berwarna - warni didalamnya.


Jika tempat telah diatur sedemikian rupa, selanjutnya tugas Anda membuat daftar menu yang menarik, jelas dengan harga yang yang tercantum pada setiap jenis menu. Selain menu ayam, Anda bisa menambahkan menu lainnya yang masih sesuai dengan menu ayam. Misalnya saja menu cah kangkung, plecing sawi dan lain sebagainya. Atau mungkin Anda ingin menambah lauk lainya, seperti ikan, tempe, tahu, bebek dan lainya yang menurut Anda cocok dengan menu utama Anda. Hal lain yang tak kalah penting adalah keramahan dalam hal peyanan Anda terhadap para pengunjung. Ketika pelanggan yang datang merasa dilayani dengan sangat baik, disitulah nilai tambah diri usaha kuliner Anda.

Modal yang dibutuhkan untuk bisa memulai bisnis Ayam penyet ini tidaklah terlau besar, jika dibandingkan jenis usaha lainya. Kita semua tahu untuk membangun sebuah bisnis, itu sebaiknya dimulai dari yang kecil terlebih dahulu. Ketika orang sudah merasakan kelezatan masakan anda dan juga kenyamanan yang anda tawarkan. Maka orang akan dengan senang hati mempromosikan bisnis kuliner Anda.

Menentukan lokasi usaha adalah hal yang tak kalah penting. dan sebelum melakukan hal tersebut, sebaiknya Anda menetukan target konsumen Anda. Jika target Anda adalah anak sekolah dan mahasiswa. Maka lokasi yang tepat adalah didekat kampus atau sekolahan. Jika target anda adalah keluarga, maka lokasi yang cocok adalah di dekat perumahan atau tempat perbelanjaan, khususnya tempat - tempat yang dijadikan tujuan keluarga saat akhir pekan.

Pada dasarnya semua jenis bisnis yang dikelola dengan kesungguhan dan keseriusan, maka akan melahirkan keuntungan yang baik. Hal ini jiga berlaku pada bisnis kuliner yang sedang kita bicarakan dari tadi. Dan perlu Anda sadari bahwa dibalik keuntungan yang menjanjikan tersimpan sebuah resiko kegagalan. Namun jika diperisiapkan denga baik dan matang serta strategi pemasaran yang tepat, maka resiko tersebu dapat diminmalisir. Meskipun usaha yang Anda lakkan ini tergolong usaha kecil . Namun saya yakin jika anda sugguh - sungguh, maka anda akan meraih kesuksesan disana.

Monday, December 2, 2013

badan hukum dengan badan usaha


Saya tidak mengerti perbedaan istilah badan hukum dengan badan usaha. Karena di tempat saya bekerja, istilah badan hukum dan badan usaha dijadikan satu. Dari artikel hasil googling, tampak bahwa tidak setiap badan usaha berbadan hukum. Mohon informasi,
1. Dari istilah berikut, mana yang merupakan bentuk badan hukum:
BUMN, BUMD, BHMN, PT, NV, CV, Firma, Koperasi, Yayasan, UD, dan Usaha yang memiliki ijin khusus dari instansi terkait.
2. Apakah ada usaha yang tidak berbentuk badan usaha?
Terima kasih atas pencerahannya..



JAWAB:
1. “Badan Hukum” berbeda dengan “Badan Usaha” (bentuk usaha). Jadi tidak semua bentuk usaha berbadan hukum. Yang masuk kategori badan hukum adalah: PT, YAYASAN, KOPERASI, BHMN (contohnya Universitas) dan badan usaha/bentuk usaha lain yang anggaran dasarnya disahkan oleh Menteri dan diumumkan dalam berita negara. NV atau “Namlooze Venotschap” adalah nama lama dari PT (sekarang tidak digunakan lagi).
sedangkan UD, PD, Firma, dan CV bukan badan hukum.
Badan hukum dipersamakan kedudukannya dengan orang, artinya bisa bertindak sendiri di luar dan di dalam pengadilan, melakukan penuntutan dan dituntut, dan memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan para pemegang sahamnya dan kekayaan para pendirinya.
Untuk bentuk usaha, hanyalah suatu wadah dari usaha pendirianya (untuk UD dan PD) atau usaha bersama di antara para pendirinya (jika terdiri dari beberapa orang seperti Firma dan CV). Apabila terjadi gugatan dari pihak ketiga, para pendiri atau persero atau pemilik harus bertanggung jawab secara renteng (tanggung menanggung) sampai dengan harta pribadinya).
2. Usaha yang tidak berbentuk badan usaha adalah usaha perorangan yang dilaksanakan tanpa membentuk jenis usaha tertentu. Misalnya usaha catering tanpa membentuk CV atau UD. tapi kalau usaha perorangan tersebut sudah memilih bentuk UD atau PD, artinya orang tersebut sudah “mendeklarasikan” dirinya menurut bentuk usaha tersebut. Walaupun tentu saja tanggung jawabnya tetap sama.
semoga penjelasan saya cukup jelas ya pak.

Sunday, December 1, 2013

SAYA INGIN MENDIRIKAN PT


Saya ingin mendirikan CV kira2 berapa biayanya dan jika suatu saat CV itu ingin di tutup bagaimana prosedurnya ?
Terima Kasih,
Shaula
untuk biaya pendirian CV ibu bisa kontak ke alamat e-mail saya di notaris@irmadevita.com. Sedangkan untuk penutupan/pembubaran CV, harus dibuatkan akta pembubaran CV. Terima kasih


Monday, November 4, 2013

PREVIEW Usaha Kuliner Ter-Hot

Usaha Kuliner Ter-Hot 
A.  pendahuluan
Pada saat ini banyak orang yang ingin membuka usaha atau kegiatan secara simple dan efisien, contohnya dalam hal menyiapkan makanan  dan hidangan biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan dari pada membuatnya sendiri dengan alasan mempertimbangkan waktu dan tenaga walaupun memang sedik mahal.
Mulai usaha , maka yang pertama kali harus di ketahui adalah peluang pasar dan bagai mana menggaet order. Yang kedua kita mampu menganalisa keunggulan dan kelemahan  pesaing kita dan sejauh mana kita mampu bersaing dari sisi harga, pelayanan maupun kualitas. Yang ketiga beranikan mental untuk berani memulai.
Kami memulai usaha dengan rumah makan bebek. Suburnya tempat usaha kuliner dengan menu bebek, memberi gambaran bisnis ini laris manis sesuai dengan cita rasa dan selera rakyat Indonesia, contohnya sekarang banyak sekali rumah makan bebek di mana saja kini bebek sudah menyebar di berbagai penjuru kota, yakni bebek goreng Pak Slamet yang dahulu hanya ada di Kartasura, Sukoharjo di sebelah barat Kota Solo, Jawa Tengah kini telah menjangkau ke daerah Solo, Yogyakarta, Malang, Surabaya, Bandung, dan Jakarta, dan tak hanya itu bahkan dari mancanegara pun menyukainya.
Nasi Bebek Pak Slamet dengan menu bebek goreng, bebek bakar, bebek balado, sambal ijo, dan bebek kremes  yang dihidangkan  bersama kremesan dan Sambal Gila  yang akan membuat penikmat kuliner yang satu ini ketagihan.

B.  Tujuan
Tujuan dari usaha rumah makan bebek ini adalah :
1.       Memperoleh profit.
2.       Memenuhi kebutuhan mahasiswa dan masyarakat di sekitarnya.
3.       Membantu orang-orang dengan cara menyerap banyak tenaga selainmendapatkan laba dari usaha yang di rintis melaliu usaha ini.

C.  Profil Usaha
Saat ini kami membuka usaha kuliner seperti bebek goring,balado,bakar.sambel ijo dan bebe keremes,bebek-bebek ini berasal dari jawa tengah, jawa timur dan khususnya jawa barat,bebek daerah itulah yang mengoda selera  kaum orban kota besar.tak kurang dari 20 cabang yang telah berkembang di kota-kota besar.bebek kaleyo,selain di Jakarta juga menyebar bekasih dan tangerang.untuk itu setiap harinnya bebek kaleyo mengola  1000 ekor bebek.bebek-bebek tersebut di sodorkan ke konsumen di berbagai plosok jabotabek seletah di bumbui kemudian di ungkep selama beberapa jam.
Kami hampir menghabiskan 8 bosk daging bebek per hari,setip boks cukup untuk 200 porsi. dan tak hanya di rumah makan saja kini bebek pun masuk mall-mall di Indonesia contoh nya restoran The Duck King. Pertama buka di Senayan Trade Center (STC) pada awal 2003, the Duck King ini kini mempunyai 21 cabang di Jakarta dan sejumlah kota lain. Setiap harinya orang mengunjungi The Duck King sekitar 300-400 orang, jika akhir pekan bisa 1000 orang. Jangan kaget di akhir pekan orang harus antri demi bebek. Dengan jumlah tamu tersebut The Duck King Senayan City menghabiskan 40 ekor bebek peking dalam sehari. Itu hanya 1 cabang saja, sedangkan ada 20 cabang lainnya.

D.   PEMASARAN
1.       Produk yang dihasilkan
Jenis produk yang dihasilkan dari usaha dagang ini adalah makanan pengganti, mahasiswa dan orang-orang lingkungan sekitar kampus pasti akan tertarik untuk bersinggah dan dapat menyantap serta menikmati hidangan dari kami dengan cita rasa yang istimewa.
2.       Strategi Pemasaran
Dari hasil survei yang kami lakukan didaerah sekitar JAKARTA belum ada jenis usaha dagang bebek , sehingga usaha ini mempunyai peluang atau prospek yang cukup bagus. Sasaran usaha dagang ini pada masyarakat di daerah sekitar jawa barat ,Jakarta dan kalangan mahasiswa/ anak muda.
3.       Strategi Harga
Kami menetapkan strategi harga memerah pasar dengan menetapkan harag awal yang tinggi untuk meraup lapisan demi lapisan pendapatan dari pasar. Kami berani melakukan itu karena produk  bebek termasuk golongan produk yang baru yang belum ada di pasaran dengan asumsi  calon konsumen akan mau mencoba produk tersebut.
4.       Strategi promosi
 Dari segi promise kami mengunakan brosur dan iklan-iklas seperti di radio maupun Koran.
5.       Strategi Penjualan
Sebagai usaha kecil dibidang makanan, kami akan memperkerjakan seorang pekerja yang khusus menangani transaksi penjualan. Dibutuhkan pekerja yang memiliki keahlian dalam memasak. Dan memiliki sikap yang sopan, cekatan, disiplin, selalu menjaga kebersihan, jujur dan tidak lupa keramahan dalam melayani konsumen.
Setiap kegiatan memulai usaha harus mengukur kemampuan kami terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu dengan analisis SWOT :
v  Kekuatan produk
1.       Menjual makanan untuk semua kalangan masyarakat.
2.       Bahan makanan yang terjamin halal dan bergizi.
3.       Harga terjangkau.

v  Kelemahan produk
1.       Manajemen sederhana.
2.       Tidak dapat bertahan lama.
3.       Jenis makanan mudah ditiru.

v  Peluang
1.       Pangsa pasar yang lebih luas.
2.       Tempat strategis.
3.       Pesaing relatif masih sedikit.
4.       Fasilitas yang memadai.

v  Ancaman Usaha
1.    Adanya pesaing yang menjual produk yang sama dengan harga yang lebih murah.

v  Rencana Strategi Pemasaran
Di awal pembukaan usaha dagang warung  ini, kami menerapkan strategi pemasaran dengan harga promosi di bawah harga sebenarnya. Dengan adanya diskon sebesar 25% untuk pembelian. Strategi ini dilakukan untuk menarik minat konsumen agar membeli produk yang kita tawarkan dengan harga yang relatif murah.

A.      Produksi
Bahan Baku
Adapun bahan baku yang diperlukan dalam proses pembuatan bebek goring, balado, sambel ijo dan kremes ini pada umumnya membutuhkan dana. Untuk pembelian bahan baku sangat mudah didapat, karena bahan -bahan tersebut setiap harinya akan dibutuhkan para Ibu rumah tangga untuk memasak. Untuk membuat bebek diperlukan bahan baku seperti minyak sayur, bebek serta bumbu dapur, cebe rawit, cabe ijo, bawang putih, bawang merah, garam, lebar daun jeruk, salam koja.
Kebutuhan sarana dan fasilitas dalam proses pembuatan produk sangatlah penting. Dalam hal ini ada beberapa fasilitas yang dibutuhkan dalam proses pembuatan seperti kompor gas, pangangan, katel, dan panci besar.

B.      Sumber Daya Manusia
Sumber daya yang kami punya adalah sumber daya handal, mempunyai kapasitas dan kreativitas dan penguasaan bidang yang baik. Mampu bekerja secara kolektif untuk menghasilkan karya yang luar biasa. Semuanya mampu dan bisa dalam proses pembuatan makanan ini.
Di usaha dagang Bebek ini milik sendiri sumber daya manusia menggunakan tenaga kerja pribadi yang bertanggung jawab terhadap rasa dan mutu makanan, resep di dapat dari orang yang telah berpengalaman dalam bidang makanan ini. Mutu dan kualitas makanan secara rutin diawasi sehingga makanan yang dijual adalah makanan yang benar-benar layak untuk dikonsumsi bebas dari pengawet & bahan kimia yang membahayakan kesehatan.



Sunday, November 3, 2013

Ulasan Ayam Penyet dari Indonesia 4


Bisnis kuliner berbahan baku ayam masih berkibar. Salah satu merek usaha gerai ayam yang meramaikan sektor ini adalah Ayam Penyet Margo. Usaha asal Depok, Jawa Barat ini mulai beroperasi sejak 2010. Saat ini sudah ada empat gerai yang berdiri di Jabodetabek.

Agar usaha ini cepat berkembang, sejak empat bulan silam, manajemen Ayam Penyet Margo menawarkan kemitraan usaha kepada masyarakat. Abdul Mukti, Manager Operasional Ayam Penyet Margo bilang, gerai yang menyajikan ayam penyet sebagai menu utama belum terlalu banyak. “Ini cara kita agar terlihat berbeda dari gerai olahan ayam lainnya,” katanya.

Gerai ini juga menyediakan menu lain seperti bebek penyet. Meski masih terbilang anyar menawarkan kemitraan, tapi kini Ayam Penyet Margo telah memiliki empat mitra usaha di Jakarta. 

Jika berminat bergabung, Ayam Penyet Margo menyediakan dua paket kemitraan sebesar Rp 6,5 juta dan Rp 12,5 juta. Fasilitas untuk paket pertama adalah satu unit booth portable, perlengkapan memasak, bahan baku awal, perlengkapan branding dan perlengkapan tambahan lainnya.

Pada paket kedua, fasilitas yang didapat adalah satu unit booth permanen, perlengkapan memasak, perlengkapan branding, bahan baku awal dan perlengkapan tambahan lainnya. Untuk menjaga kualitas produk, Mukti mewajibkan seluruh mitra untuk mengambil bahan baku dari pusat.

Harga jual menu sekitar Rp 12.000 per porsi. Dengan target penjualan sekitar 25 potong ayam atau bebek tiap hari, mitra bisa mengantongi omzet sekitar Rp 300.000 per hari atau Rp 9 juta saban bulan. setelah dikurangi biaya bahan baku dan operasional, porsi keuntungan bersih yang didapatkan mitra sekitar 30% dari omzet tiap bulan.

Berdasarkan perhitungan Mukti, mitra sudah bisa balik modal sekitar enam bulan, dengan catatan lokasi gerai strategis. Mukti mengklaim, kelebihan produknya adalah bahan baku ayam yang tahan disimpan dalam freezer selama enam bulan. “Ini karena ayamnya kita ungkep,” jelasnya.

Ke depan, Ayam Penyet Margo bakal memperluas mitra ke luar Jakarta. Agar sistem distribusi dari pusat berjalan lancar, manajemen pusat akan membuat master franchise.      

Friday, November 1, 2013

PILIH BADAN USAHA


  1. Halo, bu Irma,
    Saya mau tanya, Saya punya rental komputer, tapi hanya kecil-kecilan, cuma 4 komputer. terus lokasinya di dalam perumahan. kira-kira harus pakai surat izin juga nggak?
    Terimakasih bu.
    JAWAB:
    Kalau sendirian (tanpa mitra usaha), bpk bisa mendirikan UD/PD. Kalau bermitra, saran saya setidaknya membuat CV. sehingga bisa diurus ijinnya, minimal: domisili, NPWP, dan SIUP. Semoga sukses ya pak.

  1. Ikram PSD Says:
    Dear Ibu,
    Sebelumnya saya sampaikan bahwa web site ibu sangat informatif. Saya punya beberapa pertanyaan mengenai pendirian CV.
    1.Saat dan beberapa orang teman ini saya akan mendirikan sebuah CV, namun apakah bisa dalam akta pendirian CV tercantum 4 nama, mungkin ibu punya solusi atau saran atas kondisi ini, karena usaha ini telah kami rintis dengan jumlah 4 orang.
    2.Kami melakukan usaha supplier barang kebutuhan industri,seperti alat safety,ATK dan pengadaan barang barang lainnya,kami juga berencana untuk mengikuti tender industri dan pemerintah,bagaimana pencantuman izin usaha pada akta pendirian perusahaan?
    3.Bagaimana aturan modal disetor dalam pendirian CV?
    4.Jika lokasi CV pada lingkungan perumahan,sarat sarat apa saja yang harus dipenuhi untuk izin pendiriannya?
    5.Apakah NPWP CV didapatkan pada saat kita mengurus perizinan?
    Maaf jika pertanyaan saya banyak dan terima kasih atas jawaban dan saran yang Ibu berikan.
    Salam,
    Ikram PSD
    JAWAB:
    Terima kasih atas apresiasinya ya pak.
    1. CV bisa didirikan oleh beberapa orang (minimal 2 orang), yang penting harus ada yang bertindak selaku persero aktif dan persero diam.
    2.untuk keperluan tersebut, dalam maksud dan tujuan CV bapak bisa buat seluas2nya, tapi waktu membuat SIUP bisa masuk kategori perdagangan umum, alat ATK dan perdagangan barang2 hasil industri
    3. CV tidak ada modal disetor (berbeda dengan PT)
    4. Untuk perumahan, di Jakarta sudah dilarang, tapi di luar jakarta masih boleh.
    5. NPWP memang diurus setelah penanda-tangan akta pendirian dan pengurusan domisili.
    Demikian, semoga sukses ya pak….
  2. Friets Says:
    Saya sudah baca penjelasan tentang pendirian CV, yang ingin saya tanyakan adalah apakah dalam pendirian CV dibutuhkan juga anggaran dasar dan anggaran rumah tangga? kalau dibutuhkan, apakah saya bisa mendapat contohnya? saya sedang mencari-cari data/contoh-contoh bagaimana mendirikan CV dan memulai sebuah CV.saya mau mendirikan CV di Jayapura.sebelumnya terimaksih atas bantuannya.
    JAWAB:
    pak, untuk pendirian CV menggunakan akta anggaran dasar CV. Contohnya bisa bapak lihat di section: “Contoh Akta Pendirian CV” di blog saya. Walaupun menurut KUHD, ketiadaan akta tidak berarti tidak membuktikan tidak adanya suatu CV. Mengenai anggaran rumah tangga, boleh dibuat sendiri, boleh tidak. Semoga sukses ya pak… salam,